Ormas Expo 2021: LBH APIK Perjuangkan Hak Perempuan dan Anak Berbasis Gender

- Senin, 8 November 2021 | 06:30 WIB
Tim LBH APIK Semarang bersama Tim Jaringan Peduli Desa Tenggelam berfoto bersama usai memberikan kegiatan belajar membaca dan menulis untuk anak di desa tenggelam Kabupaten Demak. (suaramerdeka.com / dok)
Tim LBH APIK Semarang bersama Tim Jaringan Peduli Desa Tenggelam berfoto bersama usai memberikan kegiatan belajar membaca dan menulis untuk anak di desa tenggelam Kabupaten Demak. (suaramerdeka.com / dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Semarang fokus memberikan perlindungan hak-hak perempuan dan anak korban kekerasan berbasis gender, dalam proses pelayanan bantuan hukum dan layanan publik.

Direktur LBH APIK Semarang Raden Rara Ayu Hermawati Sasongko, mengatakan, LBH Apik merupakan lembaga nirlaba yang bertujuan tercapainya suatu masyarakat adil makmur dan demokratis di mana keadilan gender terwujud dalam sistem hukum, sistem politik, sistem ekonomi, sistem sosial dan kebudayaan secara menyeluruh.

Menurut Direktur LBH APIK, hak-hak perempuan terampas dan akses mereka untuk mendapatkan keadilan sangatlah rendah.

Dalam situasi demikian, maka perempuan miskin menjadi korban utama.

Baca Juga: Liga Inggris: Liverpool Tumbang 2-3 di Kandang West Ham United

"Itu disebabkan dominannya nilai-nilai budaya patriarki yang menempatkan perempuan pada posisi subordinat, sehingga perempuan rentan menjadi korban ketidakadilan, yakni subordinasi, stereotype, diskriminasi, dan kekerasan," terangnya.

Karena itu, dibentuknya LBH APIK pada 30 Juni 2004 sebagai respons atas kebutuhan perempuan miskin khususnya di Kota Semarang dan Jawa Tengah pada umumnya, yang menjadi korban ketidakadilan untuk menempuh jalur hukum.

"Jadi kami memberikan layanan bantuan hukum dengan bantuan hukum gender struktural, untuk memberikan hak-hak perempuan dan anak korban kekerasan berbasis gender dalam proses pelayanan bantuan hukum maupun layanan publik," kata dia.

Ia menjelaskan, pendampingan hukum dan pembelaan itu dilakukannya, baik di luar maupun dalam pengadilan bagi perempuan.

Baca Juga: Liga Spanyol: Atletico Madrid Ditahan Valencia 3-3

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X