Inovasi 'Pengen Nikah' Direalisasikan, Mudahkan Masyarakat Selesaikan Dokumen Pernikahan dan Kependudukan

- Jumat, 29 Oktober 2021 | 13:06 WIB
Launching inovasi Pengen Nikah bersamaan dengan pernikahan warga di KUA Argomulyo, Kota Salatiga. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)
Launching inovasi Pengen Nikah bersamaan dengan pernikahan warga di KUA Argomulyo, Kota Salatiga. (suaramerdeka.com / Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Kepala Seksi Indentitas Pendudukan Disdukcapil Kota Salatiga, Brian Ardianto SE MM, merealisasikan inovasi kependudukan yang dinamakan ''Pengen Nikah'' (pelayanan terintegrasi administrasi pernikahan), bertepatan dengan Peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Tiga instansi dilibatkan dalam inovasi ini yakni Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), dan DP3APPKB (Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), memberikan manfaat kepada setiap warga yang menikah di Kantor Urusan Agama (KUA).

Brian menjelaskan, biasanya saat warga menikah akan dilanjutkan dengan mengurus pindah domisili, membuat kartu keluarga baru (KK) baru, dan mengubah status di KTP.

Dengan program inovasi ini, sekali mengurus nikah di KUA langsung mendapatkan buku nikah, KK perubahan akibat pernikahan, dan KTP perubahan.

Baca Juga: Tim Undip Bekali Pentingnya Teknologi Digital pada Kelompok UMKM Tambaklorok

"Warga yang menikah juga mendapatkan kartu ucapan selamat telah menikah dari Wali Kota Salatiga, Kepala Kemenang, dan leaflet keluarga berencana. Ucapan selamat tersebut merupakan perhatian pemerintah terhada masyarakat. Leafleat dari DP3APPKB Salatiga merupakan bentuk perhatian, pendidikan, dan sosialisasi kepada masyarakat dalam Berkeluarga,'' kata Brian.

"Inovasi Pengin Nikah ini adalah mimpi saya untuk bisa membahagiakan masyarakat dalam mengurus administrasi kependudukan akibat pernikahan. Cukup dengan melaporkan ke KUA saja, tidak perlu bolak balik pelaporan ke tempat lain," jelas Brian.

Inovasi tersebut langsung diterapkan kepada warga yang menikah di KUA Argomulyo.

Sistem itu pun disambut positif warga yang menikah (Sugeng Rianto dan Fitriatul Hidayah) karena tidak lagi banyak urusan berkaitan dengan perubahan kependudukan.

Baca Juga: Menko Airlangga Sebut 10 Proyek BIMP-EAGA Selesai Tahun Ini

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X