Peresmian Grha Jenderal Ahmad Yani, Asgeprindo Berharap Event Gairahkan Ekonomi

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:58 WIB
PT Angkasapura 1 peluncuran peluncuran awal Gedung Grha Jenderal Ahmad Yani yang berada di kompleks Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (28/10). (SM/Muhammad Arif Prayoga)
PT Angkasapura 1 peluncuran peluncuran awal Gedung Grha Jenderal Ahmad Yani yang berada di kompleks Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (28/10). (SM/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Asosiasi Gedung Pertemuan dan Resepsi Seluruh Indonesia (Asgeprindo) mengharapkan pemberlakuan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 1 di Kota Semarang dapat mendorong pelaksanaan event-event di gedung pertemuan bertambah banyak.

Asgeprindo meyakini banyaknya event akan membantu memperbaiki pertumbuhan ekonomi.

Ketua Umum DPP Asgeprindo, Dwi Windyarto, mengatakan, usaha di bidang pertemuan, terutama agar acara pernikahan bisa berkembang dengan baik.

Usaha di bidang pelaksanaan pernikahan ini, kata dia, sebenarnya memiliki potensi yang besar.

Mulai dari penyediaan tenaga kerja di gedung yang membutuhkan tenaga dalam jumlah banyak, mencapai sekitar 100-an orang.

Baca Juga: Teknologi KJAB temuan Prof Sapto Purnomo Dikembangkan Luas, Dukung Pembudidayaan Perikanan Berkelanjutan

Itu belum termasuk untuk tenaga di bidang asosiasi-asosiasi pendukung lainnya seperti dekorasi, katering, fotografer pernikahan, hingga kesenian, yang bisa mencapai 150 orang tenaga.

''Tentunya, ini akan menghasilkan perputaran uang dan menumbuhkan perekonomian yang cukup besar dalam satu kali pelaksanaan event pernikahan di gedung. Belum lagi, jika dikalkulasikan dalam jangka waktu sebulan atau setahun.

Diharapkan, perekonomian di Kota Semarang ikut meningkat,'' terang dia, dalam peluncuran awal Gedung Grha Jenderal Ahmad Yani yang berada di kompleks Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Kamis (28/10) .

Baca Juga: Hari Sumpah Pemuda, Menag: Mahasiswa adalah Masa Depan Indonesia dan Indonesia Masa Depan

Menurut Dwi Windyarto, anggota Asgeprindo hingga saat mencapai 1.000 pertemuan di seluruh Indonesia.

Sementara untuk kepengurusan DPD Asgeprindo, sampai sekarang baru ada di DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

Selain itu, digelar juga turut mengimbau agar kegiatan dapat menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan aturan yang diberlakukan pemerintah.

Untuk itu, bagi tamu undangan yang selain menerapkan protokol kesehatan juga harus menunjukkan bukti divaksinasi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pelaksana Tugas Sementara Direktur Utama PT Yapro Artha Perdana Budi Hutomo, yang juga merupakan Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen risiko.

Baca Juga: 6 Daerah Tertinggal di Jabar Selatan Diminta Percepat Pengembangan Kawasan

Perusahaan itu berada di bawah naungan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Angkasa Pura I (YAKKAP I). Hadir juga General Manager Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang,

''Bisa dengan cara pengambilan data yang tertaut di PeduliLindungi. Gunanya, untuk menjaga agar pandemi Covid-19 tidak menyebar.

Sementara itu, pengunjung yang hadir pun tetap dibatasi oleh kapasitas gedung. Setiap orang pasti akan menikah, jadi pelaksanaan pernikahan di gedung akan memberikan sumbangsih yang besar bagi pendapatan daerah,'' ujar dia.

Wakil Ketua Umum Asgeprindo, Agustinus Dwi Suntoro, mengharapkan jika Gedung Grha Jenderal Ahmad Yani dapat menjadi salah satu pilihan untuk masyarakat menggunakannya bagi kegiatan acara-acara.

Baik itu untuk pernikahan, wisuda, rapat-rapat, maupun seminar. baik dalam hal ini tidak hanya bertindak sebagai pengelola Gedung Grha Jenderal Ahmad Yani, namun juga di bandara Jakarta dan Surabaya yang merupakan bagian dari PT Angkasapura 1.

Ke depan kompleks Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang akan dilengkapi fasilitas penunjang yang menarik seperti sentra kuliner dan spot foto untuk pra pernikahan (Pre wedding).

"Baik di terminal area, maupun dekat dengan pesawat. Jadi, calon pengantin bisa berfoto dengan latar belakang pesawat komersial maupun pesawat pribadi,'' ungkap dia.

Halaman:
1
2
3

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB

BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB

Hotel Dafam Pekalongan Kunjungan di Suara Merdeka

Kamis, 13 Januari 2022 | 22:58 WIB
X