Waspada Gelombang 3, Hendi: Fokus Potensi Ledakan Kasus, Tetap Patuh Prokes

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 19:04 WIB
LANTIK : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat melantik pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Periode 2021-2026 di Balai Kota, Rabu 27 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)
LANTIK : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat melantik pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Periode 2021-2026 di Balai Kota, Rabu 27 Oktober 2021. (suaramerdeka.com/dok)

 


SEMARANG, suaramerdeka.com - Angka kasus Covid-19 di Kota Semarang terus menurun. Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah ini pun kini bertatus PPKM Level 1.

Namun, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi meminta kepada semua pihak untuk tetap waspada. Selalu mematuhi protokol kesehatan dan mendukung program percepatan vaksinasi.

Dia menambahkan, kewaspadaan itu, tidak lain, karena diprediksi akan ada gelombang 3 pandemi Covid-19 di Indonesia, yang diperkirakan terjadi pada Januari-Februari 2022.

"Semarang sudah level 1, tetapi kalau tidak dijaga dengan baik dapat kembali naik menjadi level 2. Untuk itu, kita harus fokus terhadap potensi ledakan tersebut dengan tetap mematuhi protokol kesehatan secara tertib, program vaksinasi, dan penggunaan aplikasi pedulilindungi. Apalagi diprediksi ada gelombang 3 pada awal tahun depan,'' tutur Hendi.

Baca Juga: Jadi Buronan Kejaksaan Selama Enam Tahun, Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Semarang-Solo Ditangkap

Ini disampaikannya, usai melantik Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Periode 2021-2026 di Balai Kota, Rabu (27/10).

Dia mengatakan, pandemi yang berjalan hampir dua tahun ini juga melumpuhkan sendi-sendiri perekonomian. Hal tersebut membuat angka kemiskinan yang sempat di angka 3,98 persen pada 2019, meningkat menjadi 4,34 persen.

"Tapi adanya kondisi ini jangan membuat pasrah. Melainkan harus membantu warga Kota Semarang khususnya bagi warga pra sejahtera. Pemerintah kota memiliki program-program yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat. Maka harapannya IPSM dapat membantu mensosialisasikan dan menyalurkan program tersebut.
Kemitraan ini harus kita jaga dengan baik agar angka kemiskinan dapat kita tekan," tandasnya.

Baca Juga: Catat! Cuti Bersama Natal 2021 Resmi Dihapus

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X