Jadi Buronan Kejaksaan Selama Enam Tahun, Ketua Tim Pengadaan Tanah Jalan Tol Semarang-Solo Ditangkap

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 18:49 WIB
Tim gabungan yang dibentuk Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menangkap Suyoto (65), terpidana kasus korupsi pengadaan lahan Jalan Tol Semarang-Solo di rumahnya, di Jalan Taman Durian IV Banyumanik, Kota Semarang, kemarin sore. (suaramerdeka.com/dok)
Tim gabungan yang dibentuk Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menangkap Suyoto (65), terpidana kasus korupsi pengadaan lahan Jalan Tol Semarang-Solo di rumahnya, di Jalan Taman Durian IV Banyumanik, Kota Semarang, kemarin sore. (suaramerdeka.com/dok)

AMBARAWA, suaramerdeka.com - Tim gabungan yang dibentuk Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang berhasil menangkap seorang terpidana kasus korupsi pengadaan lahan jalan tol Semarang-Solo.

Suyoto (65) ditangkap di rumahnya, di Jalan Taman Durian IV Banyumanik Kota Semarang setelah lebih dari enam tahun menjadi buronan Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Selasa, 26 Oktober 2021 sore.

Kajari Kabupaten Semarang, Husin Fahmi SH MH mengungkapkan, bila terpidana ini selalu berpindah tempat tinggal.

Baca Juga: 34 Pohon di Semarang Tumbang Akibat Cuaca Buruk

Sebelum ditangkap ketika pulang ke Kota Semarang, yang bersangkutan terdeteksi sempat pidah domisili di Blora dan di wilayah Bandung, Jawa Barat.

“Dia kami tangkap atau eksekusi di rumahnya. Tidak ada perlawanan, dia tinggal serumah dengan istrinya di Banyumanik,” ungkapnya, Rabu, 27 Oktober 2021.

Terpidana ini, lanjut Kajari, dieksekusi berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 711 K/Pid.Sus/2014 tanggal 4 Desember 2014 jo 55/Pid.Sus/2012/PT.TPK.SMG jo 21/Pid.Sus/2012/PN.Tipikor.SMG, dan berdasarkan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan P.48 Nomor : 1418/M.3.42/Fu.1/10/2021 tanggal 22 Oktober 2021.

Karena terbukti bersalah dalam dakwaan subsidair melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999.

Baca Juga: Langgar Jam Operional, Enam Tempat Karaoke Disegel

Berdasarkan keputusan itu, Suyoto harus menjalani pidana penjara selama lima tahun dan enam bulan dan denda sebesar Rp 200 juta.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Selasa, 30 November 2021 | 21:46 WIB
X