Aktivitas Pinjol Ilegal Meresahkan, OJK, Polri dan Kominfo Gencarkan Patroli Siber

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:00 WIB
Pinjaman Online (Pinjol)/Ilustrasi Istimewa
Pinjaman Online (Pinjol)/Ilustrasi Istimewa


SEMARANG, suaramerdeka.com - Adanya praktik pinjaman online (pinjol) ilegal sudah dianggap meresahkan masyarakat.

Sehingga perlu menggencarkan patroli siber dalam upaya mencegah dan menangkal aktivitas pinjaman online (pinjol) ilegal agar tidak menimbulkan korban yang lebih banyak lagi.

"Itulah kenapa kita perlu yang namanya cyber patroli. Kita cari terus. Alhamdulillah yang di Yogya ini bisa ditangkap, karena kantornya ketahuan dan diproses.

Mudah-mudahan ini bisa memberikan efek jera bagi para pelakunya," kata Kepala Kantor Regional 3 OJK Jateng-DIY Aman Santosa, Kamis, 21 Oktober 2021.

Baca Juga: 15 KK Asal Sleman Batal Diberangkatkan Transmigrasi, Ini Penyebabnya

Menurutnya yang menjadi susah karena kadang pelaku membuka situs pinjol ini tidak di Indonesia sehingga akan susah dideteksi.

Aman pun mengimbau masyarakat yang memang membutuhkan dana pinjaman secara online harus benar-benar mengetahui apakah aplikasi pinjol itu resmi atau tidak.

Salah satunya, dengan mengecek ke situs milik OJK dan mencari tahu pinjol itu terdaftar sebagai lembaga resmi atau ilegal.

Kabidhumas, Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menambahkan, agar masyarakat tidak menanggapi pesan whatsapp atau SMS yang berisi tawaran pinjaman online.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X