Taj Yasin Gandeng SGN Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Jateng: Ajak Ibu Hamil dan Balita Periksa ke Bidan

- Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:38 WIB
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. (foto: pemprov Jateng)
Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen. (foto: pemprov Jateng)

DEMAK, suaramerdeka.com - Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen memberikan perhatian terhadap kasus stunting di Jawa Tengah.

Pada tahun 2019, menurut data Dinkes Jateng, kasus balita gizi buruk sebanyak 1.216.

Setahun kemudian, angkanya bertambah menjadi 1.421 kasus.

Baca Juga: Bupati Dukung Optimalkan PBB-P2, Jadikan Bumdes Agen Laku Pandai

Dan, hingga triwulan kedua tahun 2021, kasus balita gizi buruk sudah tercatat 1.751 kasus.

Taj Yasin mengatakan, kasus tersebut utamanya banyak ditemukan di wilayah utara dan timur Jawa Tengah.

Dia berpandangan, mengatasi permasalahan stunting termasuk PR berat lantaran berkaitan dengan kualitas generasi muda di masa mendatang.

Baca Juga: Polisi Tangkap Oknum Pelatih Voli, Cabuli Belasan Anak di Bawah Umur

Taj Yasin pun mengajak komunitas Santri Gayeng Nusantara (SGN) Jawa Tengah untuk memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya menjaga kualitas hidup seorang anak, sejak di kandungan.

"Jadi kita menggandeng Santri Gayeng mengajak kepada masyarakat, utamanya kepada ibu hamil dan balita untuk diperiksakan ke bidan (minimal), atau ke dokter kandungan atau dokter anak, supaya stunting di Jawa Tengah (bagian) timur dan utara bisa terselamatkan," ungkap dia ditemui usai kegiatan diskusi bersama Santri Gayeng Nusantara di Ponpes Diniyyah Salafiyyah Sayung Demak, Rabu, 20 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Demak Dorong Pertumbuhan Kampung Ternak

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:12 WIB
X