Status PPKM Level 1, Kota Semarang Kembali Longgarkan Pembatasan

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 16:30 WIB
BERI KETERANGAN : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan terkait penurunan PPKM di Balai Kota, Selasa 19 Oktober 2021 (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)
BERI KETERANGAN : Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi saat memberikan keterangan terkait penurunan PPKM di Balai Kota, Selasa 19 Oktober 2021 (suaramerdeka.com/Hendra Setiawan)


SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang menegaskan adanya pelonggaran pembatasan di wilayah ibu kota Jawa Tengah mulai tanggal 19 Oktober 2021.

Hal itu dilakukan setelah ditetapkannya Kota Semarang sebagai daerah dengan status PPKM Level 1 melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 tahun 2021.

Secara lengkap, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun menerangkannya dalam sebuah sesi keterangan pers yang digelar di Balaikota Semarang, Selasa 19 Oktober 2021.

Baca Juga: Hari Santri Nasional, Kanwil Kemenag Jawa Barat Santuni 3.500 Santri

Hendi sendiri secara khusus mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam upaya penanganan covid-19 di Kota Semarang.

"Saya ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang terus menerapkan disipilin prokes, terkhusus teman - teman tenanga kesehatan, kawan - kawan TNI POLRI, Pak Kapolrestabes, Pak Dandim, Forkopimda yang lainnya, sehingga semua indikator ada pada kondisi yang sangat baik," tuturnya.

Melalui Instruksi Wali Kota Semarang nomor 7 tahun 2021, aturan pembatasan yang diberlakukan di kota lumpia sejak 19 Oktober 2021 misalnya seperti tempat makan, cafe, resto, dan lainnya yang boleh beroperasi hingga pukul 24.00 dengan kapasitas pengunjung 75%.

Aturan yang sama pun ditekannya juga diberlakukan untuk pedagang kaki lima, warung makan, lapak jajanan, dan lainnya.

Baca Juga: Muhammadiyah Suntik 800 Dosis Vaksin Bagi Warga Comal

Lainnya, untuk kegiatan seni, budaya, olahraga, dan kegiatan sosial yang dapat menimbulkan keramaian juga saat ini di Kota Semarang diizinkan dengan kapasitas 50% melalui skrining ketat menggunakan aplikasi peduli lindungi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
X