Kota Semarang Masuk PPKM Level 1, Para Pekerja Diizinkan WFO dengan Ketentuan Berikut

- Rabu, 20 Oktober 2021 | 11:12 WIB
WFO bisa dilakukan tanpa bosan dan produktifitas kerja juga bisa meningkat
WFO bisa dilakukan tanpa bosan dan produktifitas kerja juga bisa meningkat

Kegiatan sektor esensial seperti asuransi, perbankan, pegadaian, bursa berjangka, dana pensiun dan lembaga pembiayaan 100 persen untuk pelayanan kepada masyarakat dan 75 persen untuk administrasi perkantoran.

Untuk pasar modal, teknologi informasi dan komunikasi dan perhotelan yang tidak sebagai karantina 100 persen.

Industri ekspor dengan pengaturan shift pekerja dengan kapasitas 100 persen untuk fasilitas produksi atau pabrik dan 75 persen untuk administrasi perkantoran.

Kegiatan sektor nonesensial dapat bekerja di kantor dengan kapasitas 75 persen.

Baca Juga: Kim Seon Ho Buka Suara soal Kasus Aktor K, Begini Pernyataannya

Bagi para pelaku usaha pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok dan non kebutuhan pokok dapat melayani pengunjung 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Pelaku usaha yang menggunakan lahan sendiri yang menjual kebutuhan sehari-hari dapat membuka usahanya dengan jam operasional sampai pukul 24.00 WIB.

Pelaku usaha yang menggunakan lahan umum seperti PKL, lapak jajanan dan sejenisnya dapat membuka usahanya sampai dengan pukul 24.00 WIB dengan kapasitas pengunjung 75 persen.

Hendrar Prihadi selaku Wali Kota Semarang menambahkan untuk mal dan supermarket boleh 100 persen dan buka hingga pukul 22.00 dengan kapasitas 75 persen.

Untuk kegiatan seni, budaya, olahraga dan kegiatan sosial yang menimbulkan keramaian diizinkan dengan kapasitas 50 persen.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Omicron Masuk Jawa Tengah

Sabtu, 22 Januari 2022 | 01:18 WIB
X