Menolak Lupa, Pertempuran 5 Hari di Semarang dan Gugurnya dr. Kariadi

- Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:50 WIB
Tugu Muda Semarang/Foto semarangku Pikiran Rakyat
Tugu Muda Semarang/Foto semarangku Pikiran Rakyat

 

SEMARANG, suaramerdeka.com – Peristiwa pertempuran 5 hari di Semarang merupakan peristiwa sejarah yang tak boleh dilupakan.

Pertempuran 5 hari di Semarang terjadi pada tanggal 14-19 Oktober 1945.

Kisah pertempuran 5 hari di Semarang ini mengisahkan rakyat Indonesia yang berjuang mati-matian melawan tentara Jepang pada masa transisi kekuasaan ke Belanda.

Peristiwa bersejarah ini bermula setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu, usai Amerika Serikat mengirimkan bom atom ke Hrioshima dan Nagasaki.

Serangan sekutu ini terjadi pada tanggal 6 hingga 9 Agustus 1945. Lantas, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus.

Baca Juga: PSIS unggul 3-0 atas Persik Kediri di Babak Pertama

Kondisi Jepang yang kala itu terdesak, membuat para tentara Jepang lari. Situasi ini kemudian dimanfaatkan oleh para pemuda di Indonesia untuk menguasai Kota Semarang.

Rupanya, kisah pertempuran 5 hari di Semarang juga menjadi sejarah gugurnya dr. Kariadi.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB
X