Kaki Kiri Diamputasi, Siswa MI: Saya Masih Ingin Ngaji dan Sekolah, Tapi Takut Di-bully

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 19:33 WIB
Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono mengunjungi Kiki Triyatno (11) yang sudah pulang ke rumah setelah kaki kirinya diamputasi karena kanker, kemarin. (SM/Hasqan Hamid)
Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono mengunjungi Kiki Triyatno (11) yang sudah pulang ke rumah setelah kaki kirinya diamputasi karena kanker, kemarin. (SM/Hasqan Hamid)

 

DEMAK, suaramerdeka.com - Paska kaki kirinya diamputasi tim medis RSUP Kariadi Semarang lantaran terdapat kanker di kaki kirinya, Kiki Triyanto (11) siswa kelas V MI Tanwirudh Dholam, Desa Kalikondang, Demak kembali ke rumah, kemarin.

Perjalanan pulang menggunakan mobil ambulans milik Komunitas Omah Harapan (KOHD) mendapat pengawalan mobil patroli Polres Demak, kemarin.

Kiki menjalani perawatan selama dua minggu di rumah sakit tersebut karena terjadi bembengkakan pada kakinya.

Sebelumnya, anak pasangan Asyhari (44) dan Karyati (40) itu terjatuh di lingkungan sekolah saat sedang bermain bersama teman-temannya.

Baca Juga: Benyamin S (2), Hobi Menghibur, Kerap Ditraktir Teman-teman Sekolah

Semenjak kejadian itu kakinya sakit dan tulang tulutnya membengkak bertambah besar.

Kedua orang tuanya yang penghasilan ekonominya pas-pasan tak bisa berbuat banyak untuk menolong Kiki. Mereka sudah berusaha mencari kesembuhan dari pijat hingga ke puskesmas, namun belum memperoleh kesembuhan.

Kabar yang dialami Kiki ini kemudian viral di sejumlah media dan mengetuk empati banyak pihak, termasuk Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, Bupati HJ Eisti'anah, dan Ketua DPRD Demak HS Fahrudin Bisri Slamet.

Komunitas Omah Harapan Demak (KOHD) juga menunjukkan empati dengan melakukan penggalangan dana untuk membantu biaya medis yang diperlukan Kiki.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Bupati Eisti'anah Apresiasi Donor Darah FKUB Demak

Senin, 6 Desember 2021 | 09:24 WIB

Pemkab Demak Dorong Pertumbuhan Kampung Ternak

Kamis, 2 Desember 2021 | 10:12 WIB
X