Ketua LDNU Semarang: Perkokoh NKRI dengan Tri Kerukunan

- Minggu, 10 Oktober 2021 | 11:40 WIB
Ketua Tanfidziah NU Kota Semarang KH Anasom saat melantik pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Semarang di Masjid Al Maimunah, Perum Dempel Baru, Jalan Berlian Raya RW 25, Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Kota Semarang. (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)
Ketua Tanfidziah NU Kota Semarang KH Anasom saat melantik pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Semarang di Masjid Al Maimunah, Perum Dempel Baru, Jalan Berlian Raya RW 25, Muktiharjo Kidul, Pedurungan, Kota Semarang. (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengurus Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Semarang berkomitmen turut serta memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan meningkatkan tri kerukunan.

Tri kerukunan tersebut meliputi, pertama, kerukunan antarumat seagama. Kedua, kerukunan antarumat beragama, dan ketiga kerukunan antarumat beragama dengan pemerintah.

Konsep itu disampaikan Ketua LDNU Kota Semarang, Kyai Khoirul Amin Alhafidz, S.Pd saat pelantikan pengurus LDNU Kota Semarang masa bakti 2021 - 2026. 

"Dengan LDNU kami akan terus maju untuk memperkokoh NKRI dengan meningkatkan tri kerukunan di Indonesia," kata Kyai Khoirul Amin Alhafidz, Sabtu 9 Oktober 2021 malam.

Baca Juga: Hari Kesehatan Mental Sedunia, Kenali Cara Menjaga Mental Agar Tetap Sehat

Hadir di acara pelantikan, Rais Syuriyah NU Kota Semarang KH Hanief Ismail, Ketua Tanfidziah NU Kota Semarang KH Anasom, delegasi Pemkot Semarang dan sejumlah tamu undangan lainnya.

Menurut Kyai Anam, akhir-akhir ini, ia melihat adanya sebagian dakwah yang bersifat provokatif. Isinya seakan akan mengajak kepada kebencian, dan lainnya.

Ia merasa prihatin dengan kondisi tersebut. Oleh karena itu, ini menjadi salah satu garapan (visi misi) utama LDNU Kota Semarang.

"Kita berupaya memperbaikinya dan kembali pada nilai-nilai dakwah yang dilakukan Rasulullah SAW karena menjadi suri tauladan yang baik," terangnya.

Baca Juga: Safari Jumatan Sambil Edukasi Prokes, Hendi: Covid-19 Belum Ada Obat yang Ampuh

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB
X