Jusuf Kalla Apresiasi Penanaman Pohon Kurma MAJT

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 22:51 WIB
Wapres ke 10 dan ke 12, Dr H Jusuf Kalla saat menanam pohon Kurma ke-150 di halaman MAJT. Program kurmanisasi di MAJT, selain untuk penghijauan juga untuk edukasi dalam menunjang destinasi wisata religi di MAJT, Jumat (8/10). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)
Wapres ke 10 dan ke 12, Dr H Jusuf Kalla saat menanam pohon Kurma ke-150 di halaman MAJT. Program kurmanisasi di MAJT, selain untuk penghijauan juga untuk edukasi dalam menunjang destinasi wisata religi di MAJT, Jumat (8/10). (suaramerdeka.com/Siswo Ariwibowo)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Dr H Muhammad Jusuf Kalla menyambut baik inisiasi tim penanaman pohon kurma di MAJT.

Bahkan Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) ini mendorong penuh agar pengelolaan tanaman kurma lebih diperhatikan, mengingat pohon kurma umumnya hidup di daerah panas wilayah Timur Tengah.

''Umumnya pohon kurma ditanam di daerah yang cuacanya panas, di Timur Tengah Arab Saudi. Namun dengan berbagai cara pengelolaan dengan menggunakan teknologi, pohon kurma juga bisa ditanam di daerah yang tropis," kata Jusuf Kalla seusai menanam pohon kurma ke-150 di halaman MAJT, Jumat 8 Oktober 2021.

Baca Juga: Jusuf Kalla: Jangan Ada Jamaah Miskin di Tengah Kemegahan Masjid

"Maka perlu perhatian khusus agar pohon kurma hidup dan berbuah di daerah tropis,'' sambungnya.

Sebelum menanam pohon kurma ke -150, JK sapaan akrab H Muhammad Jusuf Kalla memberikan pengarahan kepada pengurus cabang DMI se-Jateng di MAJT, dilanjutkan shalat Jumat bersama jamaah.

Hadir pada acara tersebut, Ketua MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji, Ketua DMI Jateng KH Ahmad, sesepuh MAJT, KH Ali Mufiz, Sekretaris DMI Jateng KH Multazam Ahmad dan lainnya.

JK melanjutkan, agar pohon kurma dapat hidup dan bisa berbuah, maka perlu pengelolaan khusus.

Ia berharap, pohon kurma yang ditanam di area MAJT ini bisa hidup dan berbuah layaknya pohon kurma yang ditanam di Timur Tengah.

Jusuf Kalla menambahkan, buah kurma dulu dikenal sebagai buah musiman yang biasa dinikmati hanya pada bulan Ramadan. Namun seiring perkembangan teknologi, buah kurma bisa dijadikan minuman sari kurma dan susu kurma.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB

Omicron Masuk Jawa Tengah

Sabtu, 22 Januari 2022 | 01:18 WIB
X