Traffic Light Pertigaan Raden Patah-Ronggowarsito Kerap Diabaikan, Dishub Beberkan Alasan Lampu Tak Dicopot

- Kamis, 7 Oktober 2021 | 18:36 WIB
LAMPU LALU LINTAS  : Lampu lalu lintas (traffic light) di pertigaan Jalan Raden Patah-Ronggowarsito dalam kondisi mati pada Selasa 5 Oktober 2021 siang, akibat kerusakan pada jaringan listrik. Selama ini, saat lampu lalu lintas tersebut menyala merah, tidak membuat masyarakat berhenti namun tetap melaju. (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)
LAMPU LALU LINTAS : Lampu lalu lintas (traffic light) di pertigaan Jalan Raden Patah-Ronggowarsito dalam kondisi mati pada Selasa 5 Oktober 2021 siang, akibat kerusakan pada jaringan listrik. Selama ini, saat lampu lalu lintas tersebut menyala merah, tidak membuat masyarakat berhenti namun tetap melaju. (suaramerdeka.com/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pengguna jalan yang melintas di pertigaan Jalan Raden Patah-Ronggowarsito terlihat seringkali mengabaikan keberadaan lampu lalu lintas (traffic light) yang berada di sana.

Awalnya, lokasi tersebut merupakan perempatan jalan. Hanya saja, seiring dengan adanya renovasi kawasan wisata Kota Lama, maka akses menuju Jalan Letjen Suprapto ditutup.

Membuat masyarakat yang berasal dari arah Jalan Raden Patah atau Jalan Citarum yang hendak menuju ke Kota Lama, diharuskan memutar dulu melewati Jalan Cenderawasih.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Semarang, Endro Pudyo Martanto, mengatakan, jika keberadaan lampu lalu lintas tersebut untuk mengatur kendaraan yang melintas dari arah Jalan Raden Patah dan Jalan MT Haryono.

Pertigaan tersebut merupakan perlintasan utama bagi pengguna jalan yang menghubungkan daerah menuju ke pelabuhan Tanjung Emas, Museum Kota Lama di Bubakan ataupun ke kawasan wisata Kota Lama.

Letaknya berada di perbatasan tiga wilayah kecamatan yakni Kelurahan Rejomulyo (Semarang Timur), Kemijen (Semarang Utara) dan Purwodinatan (Semarang Tengah).

Baca Juga: Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur Didor, Ancaman Pidana Mati Menanti

''Walau arah menuju Jalan Letjen Suprapto dari Jalan Raden Patah ditutup, namun lampu lalu lintas masih berlaku normal dua fase. Dari arah Jalan MT Haryono atau Jalan Sendowo yang hendak menuju Jalan Pengapon atau Jalan Ronggowarsito untuk fase pertama, dan dari arah Jalan Raden Patah yang hendak menuju ke Jalan Jurnatan ataupun kawasan Kota Lama untuk fase kedua,'' ujar dia.

Disampaikan Endro, keberadaan lampu lalu lintas tersebut untuk mencegah resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, karena perlintasan tersebut tergolong ramai arus kendaraan yang lewat.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BSI-DMI Siapkan Entrepreneur Berbasis Masjid

Jumat, 14 Januari 2022 | 03:42 WIB

Hotel Dafam Pekalongan Kunjungan di Suara Merdeka

Kamis, 13 Januari 2022 | 22:58 WIB
X