Pariwisata Mulai Dibuka, Bisnis Travel Kembali Menggeliat

- Minggu, 3 Oktober 2021 | 21:04 WIB
Industri travel turut bergairah kembali dengan dibukanya dunia wisata di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. (SM/Muhammad Arif Prayoga)
Industri travel turut bergairah kembali dengan dibukanya dunia wisata di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. (SM/Muhammad Arif Prayoga)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dunia pariwisata perlahan-lahan mulai dibuka kembali, dengan pembatasan jumlah pengunjung.

Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemeparekraf) menegaskan agar penerapan protokol kesehatan (Prokes) pun harus dilaksanakan dengan konsep Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan) dan Environment Sustainbility (Keramahan lingkungan yang berkelanjutan) di lokasi wisata.

Kondisi tersebut mulai memberikan angin segar bagi industri travel yang turut menyambut gembira situasi ini.

Baca Juga: Muamir Marzuki Kembali Pimpin IPHI Tingkir

Ketua DPD Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Jawa Tengah, Joko Suratno, mengatakan, kehadiran kembali biro atau agensi travel sangat penting dalam dunia pariwisata yang sekarang sudah mulai dibuka bagi wisatawan.

Ditambahkannya, pembukaan daerah tujuan wisata untuk wilayah Jawa Tengah, di beberapa daerah khususnya yang telah mencapai level 2 pun mulai terlihat beraktivitas kembali.

''Izin membuka kembali dunia pariwisata terjadi karena status pandemi hampir di semua daerah telah menurun. Meskipun telah dibuka kembali, kami meminta agar para pengelola wisata harus berhati-hati, dengan tetap menjalankan Prokes ketat.

Apalagi, saat ini masyarakat sudah kangen untuk berwisata kembali. Namun sekali lagi, jangan sampai semua pihak mengabaikan penerapan Prokes ketat. Hal yang sama diharapkan berlaku juga bagi agen travel,'' ujar dia.

Menurut Joko, resiko yang ditimbulkan bila masyarakat lengah terhadap penerapan Prokes, bisa berakibat melonjaknya angka orang terpapar Covid-19.

Imbasnya, akses orang untuk menikmati kunjungan wisata bisa berdampak pada ditutupnya lagi pariwisata di Indonesia.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB

Omicron Masuk Jawa Tengah

Sabtu, 22 Januari 2022 | 01:18 WIB
X