Wakil Ketua MPR Arsul Sani Siap Jembatani Pengembangan MAJT

- Jumat, 1 Oktober 2021 | 22:52 WIB
Wakil Ketua MPR RI H Arsul Sani SH MSi bersilaturahmi dengan jajaran Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah
Wakil Ketua MPR RI H Arsul Sani SH MSi bersilaturahmi dengan jajaran Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wakil Ketua MPR RI H Arsul Sani SH MSi bersilaturahmi dengan jajaran Pelaksana Pengelola Masjid Agung Jawa Tengah (PP MAJT), tokoh masyarakat, dan sesepuh Jawa Tengah, Jumat 1 Oktober 2021.

Kunjungan anggota Komisi III DPR RI ke MAJT tersebut salah satunya untuk menyerap aspirasi dan mempererat tali silaturahmi dengan para pengurus, tokoh masyarakat di Semarang.

“Kunjungan ke MAJT ini dalam rangka mempererat tali silaturrahim, serta menjalin persatuan dan kesatuan dengan berbagai elemen masyarakat," kata Arsul Sani.

Baca Juga: Prof Dr H Abu Rokhmad Jadi Staf Ahli Menag Bidang Hukum dan HAM

Lebih lanjut dia mengungkapkan, forum silaturahmi ini juga dijadikan wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat yang nantinya bisa disampaikan ke pusat, di antaranya yang akan menjadi pembahasan adalah RUU Haluan Ideologi Pancasila, Undang Undang Pilkada sampai isu presiden tiga periode.

Kehadiran Arsul disambut hangat para pengurus PP MAJT dan sejumlah tokoh masyarakat Jateng.

Hadir di antaranya Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jateng, Drs KH Ahmad, sesepuh MAJT yang juga mantan Gubernur KH Ali Mufiz, Ketua PP MAJT Prof Dr KH Noor Ahmad, Sekretaris MAJT Drs KH Muhyiddin MAg, Ketua Umum MUI Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi, Ketua Takmir Masjid Agung Semarang (MAS) KH Hanief Ismail Lc, Ketua Takmir Masjid Raya Baiturrahman (MRB) Dr KH Multazam Ahmad, dan sejumlah pengurus lainnya.

Ke depannya, lanjut tokoh PPP ini, melalui MPR RI serta bersinergi dengan partai-partai Islam akan memperjuangkan hak-hak umat muslim dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tanpa intervensi dari pihak luar.

Arsul Sani mengatakan silaturahmi ini selain diharapkan memiliki nilai pahala juga sebagai sarana menjaring aspirasi dari tokoh masyarakat, tokoh agama, para cendekiawan, dan akademisi terkait wacana amandemen UUD 1945.

"Beliau-beliau mungkin belum mendapatkan penjelasan. Bahwa ada hal-hal yang memang dari MPR, yakni terkait Pokok-Pokok Haluan Negara. Tapi ada juga hal-hal yang datang dari luar MPR," ungkapnya.

Menurut Arsul, hal-hal yang dimaksud datang dari luar MPR adalah usulan masa jabatan presiden ditambah lagi menjadi tiga periode.

Bahkan menurutnya hal tersebut tidak pernah dibahas di internal MPR, meskipun dari pihak luar selalu menjadikan isu santer.

Anggota Komisi III DPR yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan nasional iji berharap dari ajang silaturahmi ini akan mendapatkan bahan yang akan disuarakan di parlemen.

“Misalnya soal pelabelan radikal terhadap kaum muslim dan lain sebagainya. Itu kan pasti akan selalu saya suarakan ketika rapat kerja pengawasan Komisi III dengan Kapolri dan juga dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme,” ujar Arsul.

Di sisi lain, Arsul Sani juga mengagumi kemajuan MAJT, bahkan sepakat untuk mengembangkan masjid tersebut.

Untuk itu, dia siap menjadi jembatan bagi pengurus MAJT dengan para pembuat kebijakan di pusat.

Ketua PP MAJT Prof Dr KH Noor Ahmad MA menyambut baik kehadiran Arsul Sani.

Melalui kunjungannnya ke MAJT, selain menyerap aspirasi para tokoh agama dan tokoh masyarakat, ke depan diharapkan Arsul Sani akan membantu menjembatani pengembangan MAJT, pembangunan RS MAJT-MAS.

''Beliau ini selalu menyuarakan kepentingan umat Islam, maka masyarakat Jateng sebenarnya sangat berharap banyak tokoh seperti Pak Arsul Sani di Senayan, sehingga kepentingan umat Islam bisa terjembatani,'' ujar Prof Noor Ahmad.

Baca Juga: Warga Banyak Kecele, BBM Jenis Pertalite Banyak yang Kosong

Wakil Sekretaris PP MAJT Drs H Istajib AS yang memandu jalannya silaturahmi kunjungan Wakil Ketua MPR ke masjid kebanggaan warga Jateng ini menambahkan, kehadiran Arsul Sani dalam rangka menyerap aspirasi dari tokoh-tokoh masyarakat yang kebetulan dihadiri pengurus MAJT, MAS, MRB, dan DMI.

Para sesepuh Jateng yang antara lain terdiri atas KH Ahmad, KH Ali Mufiz, KH Ahmad Darodji, KH Hanief Ismail, dan Prof KH Noor Ahmad berharap kepada Arsul Sani untuk membantu pengembangan dan pemberdayaan tanah wakaf yang ada di sekitar MAJT seluas 22 hektare.

Sebagian tanah wakaf itu sudah dimulai untuk pembangunan RS MAJT-MAS dan dalam waktu dekat merencanakan pembangunan Ponpes Tahfidz.

Dalam dialog, Arsul Sani mendapat masukan juga antara lain hal-hal yang berkaitan dengan berkembangnya paham komunis, serta seputar kekerasan fisik yang dialami oleh para kiai, imam masjid, dan pembakaran tempat Ibadah di beberapa tempat.

Halaman:
1
2
3

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB
X