Lahan Makam di Semarang Digratiskan, Kecuali Tenaga Gali Kubur

- Kamis, 30 September 2021 | 18:12 WIB
Tenaga Gali Kubur (suaramerdeka.com/dok)
Tenaga Gali Kubur (suaramerdeka.com/dok)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggratiskan biaya pemakaian tanah makam dan perpanjangan makam sampai akhir tahun nanti. Namun tidak dengan biaya tukang gali kubur.

Kepala Seksi Penyelenggaraan Pemakaman Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Djunaidi, menerangkan, total ada 15 makam di lahan milik Pemkot Semarang yang digratiskan. Hal itu tertuang dalam surat keputusan (SK) Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi.

“Penggratisan ini hanya retribusi izin atau izin pemakaian tanah makam, serta perpanjangan pemakaian makam. Untuk gali kubur atau tidak, karena kami hanya punya lahan. (Biaya) tenaga penggali kubur ini kesepakatan dengan ahli waris," katanya, Kamis 30 September 2021.

Baca Juga: Bandara SoekarnoHatta Batasi Kedatangan Penumpang Penerbangan Internasional

Tenaga penggali kubur, lanjutnya, bisa dibantu warga sekitar tempat pemakaman umum (TPU). Namun, bila ahli waris menghendaki untuk tenaga menggali sendiri, juga diperbolehkan.

"Masalah harga (penggalian,red) bukan kita yang tentukan. Kalau mau digali sendiri boleh," tuturnya.

Pihaknya, tidak memungkiri bila banyak masyarakat yang merasa keberatan dengan harga jasa penggali kubur. Harga yang tinggi, lanjut dia, biasanya dengan dasar medan atau tanah yang digali berbeda.

Disinggung rencana tukang gali kubur yang akan diangkat menjadi non ASN, menurut dia rencananya tersebut bagus sehingga meminimalkan pungutan penggalian makam.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X