Bupati Grobogan: Biarkan Petani Nikmati Hasil Panen, Jangan Ada Impor

- Kamis, 30 September 2021 | 10:12 WIB
Mentan Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Grobogan, Sri Sumarni dan jajaran panen jagung di Desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Grobogan. (suaramerdeka.com / M Khabib Zamzami)
Mentan Syahrul Yasin Limpo bersama Bupati Grobogan, Sri Sumarni dan jajaran panen jagung di Desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Grobogan. (suaramerdeka.com / M Khabib Zamzami)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Pemerintah diharapkan tidak melakukan impor jagung pada saat ini.

Permintaan itu disampaikan Bupati Grobogan, Sri Sumarni di hadapan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo saat melangsungkan panen jagung di Desa Banjarsari, Kecamatan Kradenan, Grobogan, Rabu 29 September 2021.

"Saya minta agar petani menikmati hasil panen. Baru dengar ada impor saja harga langsung jatuh. Mohon tidak ada impor jagung," ujarnya.

Dijelaskan, Desa Banjarsari dikelilingi tanaman jagung siap panen di bulan September sampai akhir tahun.

Baca Juga: APPBI Harap Kementerian Beri Kelonggaran Pusat Perbelanjaan Agar Dapat Beroperasi Normal

Kabupaten Grobogan merupakan salah satu lumbung pangan Provinsi Jawa Tengah dan nasional.

Hasil perkebunan jagung, perkiraan luas panen tahun 2021 mencapai 121.200 hektar dengan produksi 783.700 ton sehingga ketersediaan jagung di Grobogan siap memasok kebutuhan pakan ternak.

Sementara, luas panen jagung di Kabupaten Grobogan khusus bulan September ini 27.432 hektare dan produksinya sebesar 126.592 ton, sedangkan luas panen bulan Oktober seluas 8.712 hektare dengan produksi 40.201 ton.

Adapun harga jagung dengan kadar air 17 persen sebesar Rp 5.000 per kilogram, sedangkan harga jagung dengan kadar air 30 persen sekitar Rp 3.500 hingga Rp 4.000 per kilogram.

Baca Juga: Dolar Melonjak ke Level Tertinggi Usai Ekspektasi Pengurangan Pembelian Aset Meningkat

Capain jagung ini, menurutnya, atas bantuan dari Kementerian Pertanian.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo atas dukungan dan bantuan berupa benih, pupuk dan bantuan prasaran dan sarana lainnya," kata Sri.

Berdasarkan pantauan pada minggu IV (20 September 2021), stok jagung nasional mencapai 2,85 juta ton.

Stok tersebut tersebar, dengan rincian 856.897 ton (31 persen) berada di pabrik pakan, 744.250 ton (27 persen) di pengepul, 423.502 ton (15 persen) di agen.

Baca Juga: PLN Rampungkan GIS Pertama di NTB, Siap Dukung Gelaran MotoGP 2022

Kemudian, 288.305 ton (11 persen) di pengecer, 276.300 ton (10 persen) di usaha lain atau pakan mandiri dan sisanya 6 persen berada di industri pangan, rumah tangga, dan lain-lain.

Adapun sentra panen jagung Kabupaten Grobogan tersebar di Kecamatan Pulokulon 6.812 hektare, Kradenan 3.561 hektare, Geyer 3.506 hektare, Gabus 3.126 hektare dan Toroh 2.048 hektare.

Selain hasil panen petani, stok jagung Grobogan terdapat di tiga pabrik pakan sebanyak 32.265 ton.

Pada panen jagung ini, Mentan Syahrul Yasin Limpo menyaksikan penandatangan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan dengan PT Datu Nusra Agribisnis selaku pelaku usaha tentang kemitraan penyediaan stok jagung pakan ternak.

Nota kesepahaman ini bertujuan kerjasama dalam penyediaan stok jagung untuk pakan ternak sehingga pasokan jagung ke peternak terjamin.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya penangangan pasca panen yang optimal, agar jagung petani dapat terserap dengan harga yang bagus. Penanganan pasca panen penting agar petani cepat melakukan penanaman kembali.

"Lahan tidak boleh dibiarkan menganggur. Justru harus semakin bertambah dan produktivitasnya naik,†ucapnya.

Syahrul mendorong pemerintah daerah dapat menggunakan dana KUR, agar usaha pertanian khususnya jagung terus berjalan semakin maju.

"Kami tanam bersama semaksimal mungkin. Kebijakan Bapak Presiden menyediakan KUR sangat bagus, untuk sektor pertanian kita gunakan KUR Rp 55 triliun di mana kredit macetnya hanya 0,003 persen. Saya ajak semua pemerintah daerah untuk gunakan KUR," katanya.***

Halaman:
1
2
3

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa-siswi SMP N 1 dan 2 Kradenan Divaksin Dosis 2

Selasa, 21 Desember 2021 | 19:43 WIB

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB
X