Edukasi Stunting dan Pemanfaatan Pekarangan Rumah, Tingkatkan Kesadaran Masyarakat

- Rabu, 29 September 2021 | 19:19 WIB
Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan bersama ibu-ibu muda Desa Crewek menggelar workshop kesehatan anak dan Pengeluaran Beban Biaya Keluarga Rabu, 29 September 2021. (sm/dok)
Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan bersama ibu-ibu muda Desa Crewek menggelar workshop kesehatan anak dan Pengeluaran Beban Biaya Keluarga Rabu, 29 September 2021. (sm/dok)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Warga Desa Crewek Kecamatan Kradenan diedukasi soal Stunting dan pemanfaatan pekarangan rumah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan bersama ibu-ibu muda Desa Crewek menggelar workshop kesehatan anak dan Pengeluaran Beban Biaya Keluarga Rabu, 29 September 2021.

"Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting," tutur Koordinator (PEDULI SDGs) Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan, Efi Nur Syamsyiyah.

Baca Juga: Binda Jateng Lanjutkan Vaksinasi Pelajar dan Santri

Pihaknya juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai wadah kebun, kandang dan kolam atau 3 K yang bisa memenuhi gizi anak dan ibu.

Workshop yang merupakan bagian dari kegiatan inovasi kecil untuk meningkatkan kolaborasi Pemerintah Daerah dan masyarakat sipil untuk melokalkan SDGs (PEDULI SDGs).

"Ini adalah program kerjasama Bandung Trust Advisory Group (B_Trust), KPRI dan uni eropa," imbuhnya.

Melalui workshop ini Pemerintah desa didorong untuk mengoptimalkan penggunaan APBDes untuk mencegah dan penurunan Stunting.

Baca Juga: Gelombang Ketiga Penyebaran Covid-19 Mengancam, Prokes Ketat jadikan Norma Baru

"Kegiatan ini melibatkan perwakilan per RT Desa Crewek jumlahnya 40 orang," jelas dia.

Sesuai yang telah disepakati oleh berbagai pimpinan negara di dunia, termasuk indonesia, SDGs ini dalam rangka mengentas kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan pelestarian lingkungan. "SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target," katanya.

"Kami memghadirkan dua narasumber yakni Koordinator gizi Puskesmas 1 Kradenan, Sri Nurnaningsih, AMG dan Duwi widiyanti, Amd. Keb," ucap dia.

Koordinator Gizi Puskesmas 1 Kradenan, Sri Nurnaningsih, AMG mengingatkan pentingnya pencegahan.

Baca Juga: Demi Kebangkitan Pariwisata, Menparekraf Sandiaga Minta Seluruh Pihak Jaga Prokes

Menurutnya, tak hanya melibatkan instansi kesehatan saja akan tetapi juga harus merangkul berbagai elemen mulai masyarakat, lembaga pendidikan dan organisasi-organisasi yang ada di Kradean.

Apalagi melihat angka stunting di Kabupaten Grobogan nomor dua di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini di perlukan untuk membangun genersi yang sehat dan cerdas.

Acara ini di hadiri 35 peserta dari dusun Gebyar Dusun Crewek Krajan, dan Kasian. Dusun Crewek sendiri ada 2 RW, Gebyar 1 RW dan Kasian 1 RW.

Halaman:
1
2

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Siswa-siswi SMP N 1 dan 2 Kradenan Divaksin Dosis 2

Selasa, 21 Desember 2021 | 19:43 WIB

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB
X