Pemkot Diminta Fokus Atasi Persoalan Lingkungan Penurunan Muka Tanah

- Rabu, 29 September 2021 | 17:47 WIB
Pemkot Diminta Fokus Atasi Persoalan Lingkungan Penurunan Muka Tanah. (suaramerdeka.com/dok)
Pemkot Diminta Fokus Atasi Persoalan Lingkungan Penurunan Muka Tanah. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sejumlah akademisi menyampaikan, agar Pemerintah Kota Semarang bisa serius menjawab tantangan persoalan lingkungan yang terjadi di kota lumpia ini.

Persoalan lingkungan harus dilakukan mulai hulu sampai hilir.

Beberapa persoalan lingkungan di Ibu Kota Jawa Tengah sudah sangat butuh perhatian khusus.

Hal ini disampaikan dalam rapat koordinasi Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) bersama Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, di Menara Suara Merdeka, Rabu, 29 September 2021.

Baca Juga: Squid Game Beri Banyak Pelajaran, Apa Saja?

Persoalan lingkungan serius yang kini haru diatasi Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, di antaranya penurunan muka tanah (land subsidence), Banjir dan Rob, Galian C, sampah, dan lainnya.

Adapun yang paling hangat tentang perubahan sosial ekonomi masyarakat pesisir terdampak Tol Semarang-Demak.

“Bagaimana mengurangi penggunaan air tanah yang jadi salah satu penyebab terjadinya abrasi, banjir, dan rob di pesisir Semarangg Utara."

"Kita tahu Semarang bagian Utara (muka) tanahnya turun, itu indikasi terlampauinya daya dukung lingkungan,” urai Guru Besar Manajemen Lingkungan Hidup Universitas Diponegoro (Undip) Prof. Sudharto P Hadi, MES, PhD.

Baca Juga: Edukasi Soal Stunting, Warga Desa Crewek Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB
X