Edukasi Soal Stunting, Warga Desa Crewek Diajak Manfaatkan Pekarangan Rumah

- Rabu, 29 September 2021 | 17:02 WIB
 Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan bersama ibu-ibu muda Desa Crewek menggelar workshop kesehatan anak dan Pengeluaran Beban Biaya Keluarga Rabu, 29 September 2021.(suaramerdeka.com/Khabib Zamzami)
Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan bersama ibu-ibu muda Desa Crewek menggelar workshop kesehatan anak dan Pengeluaran Beban Biaya Keluarga Rabu, 29 September 2021.(suaramerdeka.com/Khabib Zamzami)

GROBOGAN, suaramerdeka.com - Warga Desa Crewek Kecamatan Kradenan diedukasi soal Stunting dan pemanfaatan pekaranga rumah untuk pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan bersama ibu-ibu muda Desa Crewek menggelar workshop kesehatan anak dan Pengeluaran Beban Biaya Keluarga Rabu, 29 September 2021.

"Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting," tutur Koordinator (PEDULI SDGs) Yayasan Syarifatul Ulum Grobogan, Efi Nur Syamsyiyah.

Pihaknya juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan pekarangan rumah sebagai wadah kebun, kandang dan kolam atau 3 K yang bisa memenuhi gizi anak dan ibu.

Baca Juga: BCB Johar Utara Tidak Diperuntukkan Bagi Pedagang ‘Basah’, Hendi: Supaya Artistik

Workshop yang merupakan bagian dari kegiatan inovasi kecil untuk meningkatkan kolaborasi Pemerintah Daerah dan masyarakat sipil untuk melokalkan SDGs (PEDULI SDGs).

"Ini adalah program kerjasama Bandung Trust Advisory Group (B_Trust), KPRI dan uni eropa," imbuhnya.

Melalui workshop ini Pemerintah desa didorong untuk mengoptimalkan penggunaan APBDes untuk mencegah dan penurunan Stunting.

"Kegiatan ini melibatkan perwakilan per RT Desa Crewek jumlahnya 40 orang," jelas dia.

Baca Juga: Eks Pegawai KAI: Keterangan Joni Martinus Menyesatkan

Sesuai yang telah disepakati oleh berbagai pimpinan negara di dunia, termasuk indonesia, SDGs ini dalam rangka mengentas kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan pelestarian lingkungan. "SDGs berisi 17 tujuan dan 169 target," katanya.

"Kami memghadirkan dua narasumber yakni Koordinator gizi Puskesmas 1 Kradenan, Sri Nurnaningsih, AMG dan Duwi widiyanti, Amd. Keb," ucap dia.

Koordinator Gizi Puskesmas 1 Kradenan, Sri Nurnaningsih, AMG mengingatkan pentingnya pencegahan. Menurutnya, tak hanya melibatkan instansi kesehatan saja akan tetapi juga harus merangkul berbagai elemen mulai masyarakat, lembaga pendidikan dan organisasi-organisasi yang ada di Kradean.

Apalagi melihat angka stunting di Kabupaten Grobogan nomor dua di Jawa Tengah. Oleh karena itu, kegiatan seperti ini di perlukan untuk membangun genersi yang sehat dan cerdas.

Acara ini di hadiri 35 peserta dari dusun Gebyar Dusun Crewek Krajan, dan Kasian. Dusun Crewek sendiri ada 2 RW, Gebyar 1 RW dan Kasian 1 RW.

Halaman:
1
2

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siswa-siswi SMP N 1 dan 2 Kradenan Divaksin Dosis 2

Selasa, 21 Desember 2021 | 19:43 WIB

Muslimat dan Fatayat Dilatih Pemulasaraan Jenazah

Minggu, 17 Oktober 2021 | 21:25 WIB
X