BCB Johar Utara Tidak Diperuntukkan bagi Pedagang Basah, Hendi: Supaya Artistik

- Rabu, 29 September 2021 | 16:36 WIB
Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) diskusi bersama jajaran pemkot Semarang di Menara Suara Merdeka, Rabu 29 September 2021 (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) diskusi bersama jajaran pemkot Semarang di Menara Suara Merdeka, Rabu 29 September 2021 (suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Bangunan Cagar Budaya (BCB) Pasar Johar bagian Utara telah dibuat zonasi tidak diperuntukkan pedagang basah, misalnya daging atau ikan.

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang akan menata lapak pedagang dan menempatkannya di BCB Johar Selatan.

“Pedagang basah tidak lagi ada di Johar Utara. Tapi ada di Johar Selatan. Supaya tempat tersebut tertata dan artistik,” jelas Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, bersama Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K), di Menara Suara Merdeka, Rabu 29 September 2021.

Dia menjelaskan, penataan dan zonasi jenis barang dagangan sekaligus untuk merawat BCB bersejarah karya Thomas Karsten tersebut.

Di sisi lain kekuatan BCB juga sudah berkurang karena kebakaran pasar yang terjadi pada Sabtu, 9 Mei 2015 lalu.

Baca Juga: Eks Pegawai KAI: Keterangan Joni Martinus Menyesatkan

“Setelah direvitalisasi dengan dana pemerintah pusat, nyatanya tidak semua bisa menampung banyak pedagang seperti sebelum terbakar. Kekuatannya (arsitektur) berbeda, sehingga lantai dua BCB sudah tidak bisa dipakai untuk aktivitas berdagang,” bebernya.

Dia menjelaskan, BCB Johar Utara, Tengah, dan Selatan kini hanya bisa menampung 1.500 pedagang.

Sementara Sebanyak 3.802 pedagang telah terdata atau terverifikasi. Sehingga sebagian pedagang yang tidak bisa menempati BCB akan dibagi dan di tempat lain.

“Sekarang yang siap ditempati itu BCB Johar Utara, Tengah, dan Pasar kanjengan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB

Kauman Kampung Quran Jadi Jejak Syiar Peradaban Islam

Senin, 24 Januari 2022 | 07:45 WIB
X