Pakan Mahal Tak Mampu Perbaiki Kandang, Peternak itik Terima Bantuan dari Undip

- Sabtu, 25 September 2021 | 21:05 WIB
PENYERAHAN ALAT: Tim dosen Undip menyerahkan alat pengolah limbah bagi peternak itik di Panggangayom Wonorejo Kaliwungu Kendal. (suaramerdeka.com/dok)
PENYERAHAN ALAT: Tim dosen Undip menyerahkan alat pengolah limbah bagi peternak itik di Panggangayom Wonorejo Kaliwungu Kendal. (suaramerdeka.com/dok)

KENDAL, suaramerdeka.com - Pandemi Covid-19 dan penerapan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sangat berdampak bagi usaha peternakan itik di Kabupaten Kendal.

Pemenuhan kebutuhan pakan itik yang mahal dan turunnya daya beli masyarakat membuat peternak itik semakin terpuruk.

"Pada saat penyebaran wabah, kondisi ekonomi para peternak sangat terpuruk dan beberapa peternak kandangnya sudah sangat reyot namun tidak mampu untuk memperbaikinya," kata Dosen Fakultas Peternakan Pertanian Undip, Istna Mangisah, di lokasi pendampingan mitra di Panggangayom Wonorejo Kaliwungu.

Di tempat ini tim pengabdian masyarakat memberikan pendampingan sebagai upaya transfer ilmu dan pengetahuan terhadap kelompok ternak itik Panggangayom dan petambak bandeng Wonorejo.

Baca Juga: Penetapan Cuti Bersama 2022 Masih Tunggu Situasi Pandemi Terkendali

Mendasari kondisi peternak yang butuh uluran tangan maka tim dosen Undip membangun dua kandang baru serta memperbaiki total tiga kandang lama. Semua perbaikan didukung kerja sama dengan para peternak.

"Adapun material pembangunan sebagian berasal dari tim Undip dan sebagian swadaya para peternak,''kata Istna Mangisah. Tim Dosen Undip menjalankan kegiatan pendampingan pada kelompok peternak itik Panggangayom melalui kegiatan penguatan komoditas unggulan masyarakat (PKUM). Kegiatan ini juga bermitra dengan kelompok tani ternak itik dan industri bandeng cabut duri Ratu Bandeng.

Aktivitas akademi ini pun melibatkan anggota tim Dr Sri Sumarsih dan Dr Heni Rizqiati. Kegiatan itu diharapkan dapat membantu pengembangan produk unggulan di Kabupaten Kendal yakni bandeng dan itik, melalui integrasi industri bandeng cabut duri dan itik dengan membangun serangkaian proses mulai dari hulu hingga hilir secara terpadu dan berkesinambungan.

Baca Juga: Apapun Hajatmu, Bacalah Doa Mustajab Ini

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X