Pengembangan Usaha Perikanan Tangkap, 600 Ribu Bibit Bakal Ditebar di 67 Lokasi

- Jumat, 24 September 2021 | 12:24 WIB
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha bersama perwakilan PT Jasa Tirta I dan PT Indonesia Power menebar 40.000 ekor bibit ikan air tawar jenis nila dan kalper di Danau Rawapening dari Kesongo, Tuntang. (suaramerdeka.com / dok)
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha bersama perwakilan PT Jasa Tirta I dan PT Indonesia Power menebar 40.000 ekor bibit ikan air tawar jenis nila dan kalper di Danau Rawapening dari Kesongo, Tuntang. (suaramerdeka.com / dok)

TUNTANG, suaramredeka.com - Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang telah mengalokasikan anggaran pembelian 600.000 ekor bibit ikan untuk mendukung pengembangan usaha perikanan tangkap.

Bibit ikan tersebut, akan ditebar di 67 lokasi embung, perairan, atau genangan, dan lahan marginal lainnya termasuk di Danau Rawapening.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang, Wigati Sunu usai mendampingi Bupati Semarang Ngesti Nugraha, menebar bibit ikan di Danau Rawapening, Kamis 23 September 2021.

“Danau Rawapening menjadi salah satu danau prioritas revitalisasi yang akan ditebari bibit ikan. Langkah meningkatkan produksi perikanan tangkap ini akan berjalan baik setelah revitalisasi selesai,” kata dia.

Baca Juga: Antisipasi Munculnya Klaster Sekolah, Pemkab Semarang Jalankan Monev dan Uji Usap Antigen Random

Di Kesongo Tuntang, kemarin ditebar sebanyak 40.000 ekor bibit ikan air tawar jenis nila dan kalper bantuan dari PT Jasa Tirta I dan PT Indonesia Power.

Kegiatan tersebut melibatkan Anggota Kelompok Tani Ikan Desa Kesongo Tuntang.

Wigati Sunu menerangkan, sebelum revitalisasi Danau Rawapening, tingkat produksi perikanan tangkap menurun hingga 30 persen.

Seiring berjalannya program revitalisasi, sudah terpantau adanya peningkatan walaupun belum signifikan.

Baca Juga: Suarakan Kesetaraan Gender, Maudy Ayunda Muncul di Times Square New York

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X