Kemenperin Komitmen Melalui Program Santripreneur Wujudkan Kemandirian Ekonomi Ponpes

- Kamis, 23 September 2021 | 22:36 WIB
Dirjen IKMA, Kemenperin, Reni Yanita, memberikan secara simbolis bantuan peralatan pembuatan roti kepada Pengasuh Ponpes Nurul Burhani, salah satu ponpes dari Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah, KH Helmi Wafa, Kamis (23/9) (SM/Irawan Aryanto)
Dirjen IKMA, Kemenperin, Reni Yanita, memberikan secara simbolis bantuan peralatan pembuatan roti kepada Pengasuh Ponpes Nurul Burhani, salah satu ponpes dari Yayasan Pondok Pesantren Futuhiyyah, KH Helmi Wafa, Kamis (23/9) (SM/Irawan Aryanto)

DEMAK, suaramerdeka.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong terwujudnya kewirausahaan dikalangan pondok pesantren melalui Program Santripreneur.

Melalui peningkatan SDM, kompetensi teknis dan fasilitasi mesin peralatan produksi pesantren dapat mandiri dan berkembang lebih maju.

Kemenperin melalui Ditjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) menyerahkan bantuan peralatan untuk pembuatan roti di Pondok Pesantren Futuhiyyah, Mranggen, Demak.

Baca Juga: Meski Raih WTP, Pemda Jangan Abaikan Rekomendasi Perbaikan Tata Kelola Keuangan

''Sejak tahun 2013 hingga sekarang, termasuk Pondok Pesantren pada Yayasan Ponpes Futuhiyyah-Demak hari ini, kami membina sebanyak 84 pondok pesantren dan 10.149 orang santri. Jumlah santri di Indonesia yang cukup besar yaitu terctat sekitar 4,3 juta santri, merupakan aset bangsa potensial yang dapat membantu mewujudkan kemandirian bangsa.

Hal ini tidak lepas karena pesantren dan santri dikenal dengan kemandirian dan ketekunannya yang selalu ditanamkan semasa menempuh pendidikan di pondok.

Kemandirian bangsa ini dimulai dengan kemandirian ekonomi, dimulai dari lingkungan terkecil termasuk pada pondok pesantren'', ungkap Plt Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Reni Yanita dalam pembukaan bimtek dan penyerahan fasilitasi mesin peralatan pengolahan roti, Kamis (23/9).

Pihaknya menambahkan, program yang di jalankan termasuk pendampingan dan bimbingan, termasuk turut membantu akses ke lembaga pembiayaan.

Baca Juga: Kemendes Jadikan Kebumen Pilot Project Program Pengentasan Kemiskinan Nol Persen

Sedangklan Inspektur Jenderal Kementerian Perindustrian Masrokhan, mengungkapkan bahwa pondok pesantren sebagai institusi pendidikan yang telah ada sebelum Indonesia memperoleh kemerdekaan berkontribusi nyata dalam perjuangan bangsa.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Bupati Demak Ajak Warga Nguri-uri Kesenian Khas Daerah

Senin, 27 September 2021 | 17:37 WIB
X