Kurangi Dampak Pencemaran Lingkungan, Semarang Gelar Lomba Pengelolaan Limbah Domestik

- Kamis, 23 September 2021 | 18:32 WIB
Sejumlah peserta lomba mengikuti penjelasan teknis mengenai lomba ke 19 Kampung Iklim di Kota Semarang bersama DLH Kota Semarang. (suaramerdeka.com/dok)
Sejumlah peserta lomba mengikuti penjelasan teknis mengenai lomba ke 19 Kampung Iklim di Kota Semarang bersama DLH Kota Semarang. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menggelar lomba pengelolaan atau pemanfaatan limbah air domestik.

Lomba ini telah diikuti 19 kampung atau kelompok Proklim di Kota lumpia ini.

Peserta lomba adalah kelompok Proklim dari lokasi yang merupakan Kampung Iklim di Kota Semarang.

“Kegiatan ini mencakup semua hasil kreativitas dan inovasi pengelolaan/ pemanfaatan air limbah domestik yang dilakukan oleh kelompok ProKlim di Kota Semarang,” terang Kepala DLH Kota Semarang Sapto Adi Sugihartono, Kamis, 23 September 2021.

Baca Juga: Dukung Percepatan Ekonomi, PLN UP3 Demak Siap Jamin Ketersediaan Listrik Industri

Dia menjelaskan, upaya ini diharapkan dapat meningkatkan upaya konservasi air oleh masyarakat, meningkatkan aksi mitigasi di Kampung Iklim, meningkatkan kreativitas masyarakat di Kampung Iklim dalam pengelolaan lingkungan.

“Kemudian dapat mengurangi kuantitas air limbah domestik yang masuk ke badan air, serta mengurangi polutan yang masuk ke badan air, sehingga merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan Indeks Kualitas Air (IKA),” lanjutnya.

Dia menguraikan, lomba dilator belakangi karena permasalahan lingkungan yang terjadi di kota besar seperti Kota Semarang sangat kompleks dan beragam.

Pesatnya pembangunan dan pertumbuhan penduduk menimbulkan dampak terhadap penurunan kualitas lingkungan.

Baca Juga: Lakukan Aksi Begal Payudara, Seorang Pemuda di Pati Diamankan Polisi

Timbulnya pencemaran menjadi salah satu isu penurunan kualitas lingkungan.

Adapun peserta lomba mengirimkan video tentang upaya Pengelolaan/ Pemanfaatan Limbah Domestik yang dilakukan di lokasi Kampung Iklim.

Video yang diunggah maksimal berdurasi 10 menit.

Selanjutnya, video yang dibuat memuat informasi tentang penjelasan mengenai pendanaan/inisiator pengelolaan/pemanfaatan air limbah domestik.

Baca Juga: Truk Hantam Honda Astrea, Warga Bandaharjo Ungaran Barat Tewas Seketika

Kemudian penjelasan mengenai sumber/ jenis air limbah domestik yang akan diolah/dimanfaatkan Kembali.

Kemudaian, penjelasan mengenai kuantitas/ jumlah air limbah domestik yang diolah/dimanfaatkan, proses yang digunakan untuk mengolah air limbah, serta manfaat dari pengolahan/ pemanfaatan air limbah dan siapa saja yang mendapatkan manfaat.

“Terakhir, penjelasan mengenai pengembangan/keberlanjutan dari upaya pengolahan/pemanfaatan yang dilakukan,” kata Sapto.

Video yang dibuat harus diunggah melalui link https://bit.ly/uploadvideoIPAL2021. Paling lambat tanggal 15 Oktober 2021.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB
X