Siswa di Tiga SD Kota Semarang Terpapar Covid-19, Namun Tidak Sampai Jadi Klaster

- Kamis, 23 September 2021 | 15:08 WIB
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi (sm/dok)
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi (sm/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan walaupun dalam Pembelajaran Tatap Muka (PTM) ada beberapa siswa dan guru yang terpapar Covid-19, namun hal itu tidak sampai menjadikan kluster sekolah.

"Pembelajaran tatap muka sampai hari ini berjalan dengan baik, kalau ada satu dua persoalan bisa diatasi dengan baik," kata Wali Kota Semarang, Kamis, 23 September 2021.

"Contoh kemarin ada laporan 3 SD yang kedapatan siswanya 1 orang, gurunya 1 orang kemudian dilakukan langkah-langkah preventif dengan menghentikan PTM dan dilakukan tracing dan Alhamdulillah ini bukan kluster sekolah karena tidak ditemukan siswa lainnya yang kemudian tertular."

Baca Juga: Tukul Pendarahan Otak, Co Host One Man Show Maria Vania Mohonkan Doa Kesembuhan

Menurut Hendi sapaan akrabnya kemungkinan siswa dan guru tersebut tertular diluar sekolahan.

Ia mengingatkan agar evaluasi PTM harus terus dilakukan dan rutin melakukan PCR untuk mengantisipasi agar tidak terjadi seperti di daerah lain yang menjadi kluster sekolah.

"Insyaallah tiga sekolah tersebut bisa mulai lagi PTM Senin depan," jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menambahkan orang-orang yang melakukan kontak erat dengan guru dan siswa tersebut sudah dilacak dan diperiksa.

Hasilnya, tidak ditemukan tambahan kasus positif Covid-19.

"Dari tiap sekolah hanya ada satu atau dua yang terkonfirmasi positif dan dari penelusuran kontak erat negatif semua," katanya

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X