Vaksinasi di Kabupaten Semarang, Bupati: Ada Data yang Belum Sinkron

- Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
Vaksin Covid 19. (foto ilustrasi: pikiran-rakyat.com)
Vaksin Covid 19. (foto ilustrasi: pikiran-rakyat.com)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Pemkab Semarang kembali menekankan agar semua lapisan masyarakat tidak lengah dan tetap mengedepankan protokol kesehatan (prokes) ketika beraktivitas sehari-hari.

Hal itu disampaikan Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyikapi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 di Kabupaten Semarang yang mengacu Instruksi Mendagri Nomor 43/2021.

“Bahwa level dua, vaksinasi Covid-19 harus tercapai 50 persen dan untuk lansia minimal 40 persen, kemudian untuk status level satu target vaksinasi minimal 70 persen serta lansia 60 persen,” kata Bupati Ngesti Nugraha, Kamis, 23 September 2021.

Baca Juga: Peringatan Kegiatan Promotif dan Preventif 2021, BPJAMSOSTEK Ungaran Kembali Menyerahkan APD Helm

Saat ini, menurut dia, Pemkab Semarang baru berupaya untuk percepatan vaksinasi Covid-19.

Percepatan vaksinasi dikejar untuk mempertahankan level dua dan bekerja keras agar status PPKM bisa turun ke level satu.

Sejalan dengan itu, Bupati Semarang telah mengeluarkan Instruksi Bupati Semarang Nomor 28/2021 yang berlaku mulai 21 September 2021 sampai 4 Oktober 2021. Detil instruksi tersebut bisa diunduh di laman https://s.id/inbup28tahun2021 atau http://jdih.semarangkab.go.id/site/produk_hukum/1644/ppkm_level_2.

Baca Juga: Kejar Target Jangkauan 60 Persen Sasaran Vaksin, Pemkab Semarang Libatkan 19 Klinik Kesehatan

Hanya saja, Ngesti Nugraha mengakui bahwa data vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Semarang tidak sama.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X