Satu Pekan, Ditresnarkoba Polda Jateng Ungkap Peredaran Sabu-sabu di 4 Lokasi

- Selasa, 21 September 2021 | 20:07 WIB
 TUNJUKKAN BUKTI : Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy dan Diresnarkoba Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian menunjukkan barang bukti saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba, Jalan dr Wahidin, Candisari, Selasa 21 September 2021 siang. (suaramerdeka.com/Erry Budi Prasetyo)
TUNJUKKAN BUKTI : Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy dan Diresnarkoba Polda Jateng Kombes Lutfi Martadian menunjukkan barang bukti saat gelar perkara di kantor Ditresnarkoba, Jalan dr Wahidin, Candisari, Selasa 21 September 2021 siang. (suaramerdeka.com/Erry Budi Prasetyo)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam waktu kurang dari satu pekan, aparat Direktorat Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya berhasil mengungkap peredaran narkoba di empat lokasi berbeda di Jawa Tengah.

Pada penindakan tersebut petugas berhasil menangkap lima pelaku dengan barang bukti 900 gram sabu sabu. Mereka adalah Adam Jovankinedy (23) ditangkap di depan ruko Gajahmungkur, Adi Rhully S (24) ditangkap di Kabupaten Semarang, AP (23) ditangkap di kawasan Gayamsari, BR (27) ditangkap di Medono, Pekalongan dan IW (33) ditangkap di Gayamsari.

"Mereka ada yang satu jaringan dan ada yang tidak. Kami tangkap saat hendak melakukan transaksi," ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes M Iqbal Alqudusy, saat gelar perkara di, kantor Ditresnarkoba, Jalan dr Wahidin, Candisari, Selasa 21 September 2021 siang.

Baca Juga: Pembelajaran Daring Masih jadi Persoalan, Daerah 3T Terima Bantuan 40.000 Modul Belajar

Sementara itu Direktur Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya Polda Jateng Kombes Lutfhi Martadian mengatakan, penindakan itu bermula dari penangkapan Adam Javankinedy yang hendak mengambil paket barang terlarang tersebut di depan ruko di wilayah Gajahmungkur pada Sabtu (18/9).

"Begitu mendapat laporan adanya transaksi tersebut kami langsung lakukan pantuan. Kemudian yang bersangkutan (Adam) kami tangkap. Saat itu barang bukti berupa tujuh paket narkotika jenis sabu di dalam plastik klip transparan yang dibungkus tisu warna putih dilakban hitam dan dimasukkan dalam plastik putih seberat 700 gram," ujarnya.

Adapun, lanjut dia, saat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut Adam mengaku kalau dia hanya diminta untuk mengambil barang terlarang tersebut oleh pria berinisal W dan kemudian diserahkan ke Adi Rhully S.

"Informsinya (Adi Rhully) ada di Kabupaten Semarang. Kami langsung bergerak ke sana dan melakukan control delivery hingga ke terminal Ungaran dan yang bersangkutan (Adi Rhully) kami tangkap," jelasnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X