BPJAMSOSTEK Serahkan Santunan Kematian Kecelakaan Kerja

- Jumat, 7 Februari 2020 | 16:56 WIB
SERAHKAN SANTUNAN : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan simbolis santunan JKK kepada ahli waris saat apel Bulan K3 Provinsi Jateng di Centre of Excellence & Safety Academy Indonesia Power Semarang, Jumat (7/2). (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)
SERAHKAN SANTUNAN : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyerahkan simbolis santunan JKK kepada ahli waris saat apel Bulan K3 Provinsi Jateng di Centre of Excellence & Safety Academy Indonesia Power Semarang, Jumat (7/2). (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Sebanyak enam ahli waris menerima secara simbolis santunan kematian Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) BPJAMSOSTEK yang diserahkan langsung oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Kegiatan ini dilaksanakan saat apel dalam rangka "Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Provinsi Jateng 2020" di Centre of Excellence & Safety Academy Indonesia Power, Jumat (7/2)

Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Tengah dan DIY, Suwilwan Rachmat mengungkapkan, upaya pelatihan, edukasi dan juga sosialisasi mengenai keselamatan dan kesehatan kerja terus dilakukan untuk menekan risiko kecelakaan kerja.

"Kami terus bekerjasama dengan perusahaan untuk menekan risiko kecelakaan kerja dan sepanjang Januari-Desember 2019 sudah kami selesaikan sebanyak 21 ribu lebih kasus kecelakaan kerja dengan nominal santunan Rp 101,75 miliar,'' ujar Suwilwan usai kegiatan Apel Bulan K3, hari ini.

Ditambahkan, dengan keluarnya ketentuan baru PP Nomor 82  Tahun 2019Â tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 44 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian banyak peningkatan manfaat yang bisa diterima para peserta.

"Misalnya dengan PP terbaru ini ada peningkatan manfaat seperti di beasiswa anak dulu Rp 12 juta selesai satu kali pembayaran. Tapi sekarang dibayarkan dari TK, SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi dibayarkan per tahun untuk 2 orang anak sampai dia lulus,'' kata pria yang akrab disapa Willy ini.

Dengan bantuan beasiswa menjadi maksimal sebesar Rp 174 juta untuk dua orang anak, akan sangat membantu keluarga yang ditinggalkan paling tidak mengurangi beban dalam hal biaya pendidikan. Selain itu peningkatan manfaat juga diberikan untuk program Jaminan Kematian yang meningkat dari sebelumnya Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta.

Sementara itu, Gubernur Ganjar Pranowo meminta seluruh elemen dari pekerja, perusahaan, serikat pekerja dan para stakeholder terkait agar bisa meningkatkan kesadaran akan pentingnya K3. Jangan sampai hal ini hanya diingat saat terjadi peringatan atau menunggu korban jatuh tetapi harus menjadi sebuah kebiasaan untuk mencegah kecelakaan dan penyakit yang ditimbulkan dari lingkungan kerja.

"Dengan fenomena digitalisasi seperti ini tentu banyak hal yang berubah termasuk jenis potensi bahaya baru sehingga diperlukan strategi pengendalian untuk mencegahnya,'' papar Ganjar.

Editor: Setiawan Hendra Kelana

Tags

Terkini

225 Kaum Muda Perempuan Salatiga Dibekali Wirausaha

Senin, 28 November 2022 | 05:20 WIB
X