Mahasiswi KKN Undip Ubah Kulit Pisang Jadi Masker

- Jumat, 7 Februari 2020 | 11:36 WIB
FOTO BERSAMA: Dhienda Lintang Larasati (paling kanan) berfoto bersama usai menggelar kegiatan
FOTO BERSAMA: Dhienda Lintang Larasati (paling kanan) berfoto bersama usai menggelar kegiatan

DEMAK, suaramedeka.com - Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Ngemplik Wetan, Dhienda Lintang Larasati (22) menggelar kegiatan "Pendampingan Pembuatan Masker Wajah dari Kulit Pisang". Kegiatan tersebut merupakan salah satu program monodisiplin dari dua monodisplinnya.

Kegiatan berlangsung di Balai Desa Ngemplik Wetan yang diikuti ibu-ibu PKK.  Menurutnya, tujuan dipilihnya program kerja ini adalah karena selama ini dilihat penggunaan dan pemanfaatan kulit pisang yang seringkali dianggap sampah, nyatanya kulit pisang memiliki khasiat ampuh bagi kecantikan yang belum diketahui banyak orang.

"Di Desa Ngemplik Wetan pun terdapat UMKM ceriping pisang. Namun selama ini kulit pisangnya hanya dibuang tanpa diolah lebih lanjut atau dimanfaatkan menjadi produk lainnya. Dari sinilah ide untuk membuat masker dari limbah kulit pisang ini muncul," kata dia.

Fakta yang mengejutkan ternyata kulit pisang memiliki banyak manfaat dalam bidang kecantikan. Beberapa manfaat dari kulit pisang bagi kulit wajah adalah mengobati jerawat, pereda iritasi kulit, pencegah psioriasis, melindungi kulit dari bahaya sinar UV matahari dll.

Pengolahan limbah kulit pisang menjadi masker wajah adalah hal yang sangat mudah juga hanya memakai alat dan bahan sederhana dan mudah dijumpai di perabotan rumah tangga semakin menarik perhatian peserta kegiatan ini. Dalam kegiatan ini, Dhienda menjelaskan cara membuat masker wajah dari kulit pisang dengan mempraktikannya secara langsung dihadapan peserta.

Alat dan bahan yang digunakan juga sudah disiapkan dalam kegiatan ini, sehingga peserta juga bisa ikut mempraktikkan penjelasan dari Mahasiswa KKN tersebut.  Kegiatan ini menjadi program unggulan dari TIM 1 KKN UNDIP di Desa Ngemplik Wetan dikarenakan banyaknya peserta yang antusias dan mencakup hampir seluruh wilayah di Desa Ngemplik Wetan.

Antusiasme dari peserta dapat digambarkan pada saat para peserta saat meminta tim KKN undip untuk mengadakan kegiatan ini di banyak tempat. Kurang lebih sebanyak lima kali kegiatan ini dilakukan di dusun tugu dan dusun ngemplik. Acara ditutup dengan foto bersama dan pembagian sampel masker kulit pisang saat kegiatan.

 

Editor: Andika

Tags

Terkini

Bupati dan DPRD Demak Setujui Prompemperda 2023

Jumat, 30 September 2022 | 20:35 WIB

Pemkab Kendal Dukung Edukasi Investasi Syariah

Jumat, 30 September 2022 | 19:18 WIB

Keamanan Wakaf, Kemenag Lakukan Pendataan Tanah Wakaf

Jumat, 30 September 2022 | 06:10 WIB

Antisipasi Inflasi dan Jaga Pertumbuhan Ekonomi

Jumat, 30 September 2022 | 00:17 WIB
X