MPP Kendal Beroperasi April

- Kamis, 6 Februari 2020 | 16:17 WIB
MAL PELAYANAN PUBLIK: Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro, melihat proses pembangunan Mal Pelayanan Publik Kendal yang didirikan di Kantor DPMPTSP Kendal. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)
MAL PELAYANAN PUBLIK: Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro, melihat proses pembangunan Mal Pelayanan Publik Kendal yang didirikan di Kantor DPMPTSP Kendal. (suaramerdeka.com/Rosyid Ridho)

KENDAL, suaramerdeka.com – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kendal membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) Kendal. Mal yang memanfaatkan kantor DPMPTSP Kendal tersebut ditargetkan bisa beroperasi April 2020.

Kepala DPMPTSP Kendal, Anang Widiasmoro, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan kerjasama dengan pelbagai instansi terkait seperti pajak, kepolisian, perbankan dan sebagainya. ‘’Pelayanan publik nantinya menjadi satu di sini. Kami juga bekerja sama dengan Polres Kendal. Warga bisa melakukan perpanjangan SIM di mal ini,’’ kata dia, Kamis (6/2).

Selain intansi vertikal, OPD seperti Dinas Lingkungan Hidup, Bakeuda, DPUPR, Dinas Kesehatan juga akan membuka layanan tersebut. Menurutnya, pada 2020 mal tersebut bisa operasional. ‘’Target kami April 2020 sudah beroperasi. Saat ini masih proses penyelesaian akhir,’’ tambahnya.

Dia mengatakan, rencana pembangunan telah disusun pada APBD Perubahan 2018. Kemudian penataan ruang dan pengadaan interior di 2019 dan pada 2020 memasuki tahap penyelesaian akhir.

Beberapa pelayanan yang mungkin bisa dilakukan antara lain surat kehilangan dari kepolisian, transaksi perbankan, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan. ‘’Kendala kami, tidak memiliki gedung yang luas, sehingga memanfaatkan lantai satu Kantor DPMPTSP, sehingga belum bisa melayani semua produk pelayanan,’’ terang dia.

Dikatakan, meski begitu, untuk perizinan tertentu, tidak bisa selesai dalam satu hari. Sebab terdapat verifikasi di lapangan terkait pengajuan izin tertentu. ‘’Contohnya izin prinsip maupun izin IMB, membutuhkan verifikasi di lapangan, sheingga tidak bisa langsung jadi. Namun, untuk izin lainnya seperti SIUP, TDP, TDG bisa langsung jadi,’’ tuturnya.

Anang menjelaskan, anggaran untuk mendirikan Mal Pelayanan Publik tersebut terbagi menjadi beberapa item pembiayaan. Pembiayaan itu antara lain untuk penataan ruang sekitar Rp 1,3 miliar, pengadaan lift kurang lebih Rp 800 juta, penataan interior dan sarana prasarana penunjang sekitar Rp 500 juta . ‘’Anggaran bersumber dari APBD Kendal,’’ jelas dia.

Editor: Maya

Tags

Terkini

Rais Syuriyah PCNU Ajak Ulama Perkuat Dakwah di Medsos

Senin, 27 September 2021 | 21:34 WIB

Tempat Prostitusi Sesama Jenis Digerebek

Senin, 27 September 2021 | 19:08 WIB

Bantuan Warga Terdampak Pandemi Terus mengalir

Senin, 27 September 2021 | 19:00 WIB

Bupati Demak Ajak Warga Nguri-uri Kesenian Khas Daerah

Senin, 27 September 2021 | 17:37 WIB

Pasar Johar Masih Sepi, Pegadang Belum Berjualan

Minggu, 26 September 2021 | 18:20 WIB
X