Logo Lama Kendal di Tenda-tenda Depan Kantor Bupati Akan Ditertibkan

- Selasa, 21 Januari 2020 | 15:38 WIB
 Tenda-tenda bergambar logo lama Kabupaten Kendal yang dipermasalahkan. (Foto suaramerdeka.com/Hanief Sailendra)
Tenda-tenda bergambar logo lama Kabupaten Kendal yang dipermasalahkan. (Foto suaramerdeka.com/Hanief Sailendra)

KENDAL, suaramerdeka.com - Komisi A DPRD Kendal bersama Satpol-PP, Kesbangpol dan Bakeuda menggelar rapat terbuka, di ruang Paripurna DPRD Kendal, Senin (20/1) kemarin. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi A, Munawir yang dihadiri oleh anggota Komisi A, anggota Fraksi PDI Perjuangan Kendal, juga pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan se-kabupaten Kendal.

Agenda rapat kali ini, disamping klarifikasi adanya kasus pengusiran mobil DPC PDI Perjuangan Kendal, juga menanyakan masalah pencopotan tanda gambar bacalon, masalah pajak reklame dan pemasangan logo Kendal yang tidak sesuai.

Dalam kesempatan itu, salah satu anggota DPRD Kendal dari fraksi PDI Perjuangan, Bintang Yudha Daneswara menanyakan, adanya pemasangan tenda dengan logo lama Kabupaten Kendal, di alun-alun depan kantor bupati. Menurutnya,  logo yang dipasang tersebut sudah tidak sesuai dengan perda yang berlaku. "Pemasangan logo yang tidak sesuai, itu menyalahi perda," ujar Danes.

Senada diutarakan, Widya Kandi Susanti, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan, pemasangan logo lama di tenda-tenda depan kantor bupati tersebut, benar merupakan tindakan pelanggaran Perda. Menurutnya, logo lama yang dipasang itu adalah logo sejak tahun 1967, yang kemudian dirubah melalui perda pada tahun 2011 sampai sekarang.

Ibunda Daneswara tersebut mengaku sangat menyayangkan sikap Satpol PP selaku instansi yang berkewajiban menegakan perda, namun mengabaikan adanya pelanggaran perda yang ada di depan mata.

-
Pembahasan Raperda Lambang Daerah yang ditolak Pansus (Foto suaramerdeka.com/Hanief Sailendra)

“Kita semua tahu, bahwa di pansus kemarin, yang membahas penggantian logo yang berlaku diganti dengan logo lama, jelas-jelas ditolak pansus. Jadi pemasangan logo lama di tenda-tenda itu melanggar Perda. Pelanggaran Perda bisa berdampak pada pemakzulan bupati lho,” ungkap Widya Kandi, mantan bupati Kendal tersebut dengan tegas.

Widya meminta kepada Satpol-PP untuk profesional selaku pihak yang berkewajiban menegakan perda. Jangan berlaku tebang pilih dalam menjalankan tugasnya, dan segera mencopot atau menurunkan tenda berlogo Kabupaten Kendal yang lama di Alun-alun Kendal.

Munawir sebagai pimpinan rapat, menerima usulan dari Widya Kandi tersebut. Dia memberikan waktu 3 hari, yang juga disetujui oleh pihak terkait, untuk melaksanakan hal ini.

“Ini masukan bagus, karena itu jelas melanggar perda, jadi komisi A memberi waktu 3 hari kepada Satpol-PP agar tenda-tenda yang berjejer di depan kantor bupati, yang berlogo Kabupaten Kendal lama segera diturunkan,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

DPRD Demak Bahas Jasa Tenaga Ahli dan Kajian

Rabu, 7 Desember 2022 | 21:58 WIB

Digital Contruction Jadi Akselarasi Pembangunan

Rabu, 7 Desember 2022 | 05:35 WIB
X