Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemkot Semarang Jajaki Penggunaan Bus Listrik

- Senin, 20 September 2021 | 18:17 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dan Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martantono saat mencoba bus listrik, Senin, 20 September 2021. (suaramerdeka.com/dok)
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi bersama Sekda Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dan Kepala Dishub Kota Semarang, Endro P Martantono saat mencoba bus listrik, Senin, 20 September 2021. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Pemkot Semarang tengah menjajaki untuk menggunakan bus listrik sebagai sarana transportasi umum.

Bus buatan anak bangsa tersebut digadang-gadang dapat menjaga kelestarian lingkungan karena menghasilkan emisi nol persen.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, ini merupakan komitmen untuk melaksanakan program pembangunan berwawasan lingkungan.

Pria yang akrab disapa Hendi ini menambahkan, uji coba sedang dilakukan, karena selaras dengan semangat untuk menjadikan kota Semarang yang bersih dan bebas dari polusi udara.

Baca Juga: Kapolda Jateng Tinjau Baksos Dan Vaksinasi Alumni Akpol 97 di Kendal

"Ini kita sedang mencoba bus listrik buatan anak bangsa yang nyaman dan bebas polusi. Tadi saat naik dan turun tidak ada masalah. Relatif tidak ada tekanan karena menggunakan arus listrik."

"Pastinya tidak ada emisi gas buang yang tampak karena tidak menggunakan BBM. Ini menjadi pertimbangan Pemkot Semarang untuk mengadakan uji coba," tutur Hendi.

Selain bebas polusi karena tidak menggunakan BBM, proses pengisian daya mobil listrik ini pun relatif cepat.

Hanya diperlukan waktu 2,5 jam untuk jarak tempuh sejauh 300 km.

Baca Juga: Update Covid 20 September: Terus Menurun, Kasus Positif Covid-19 Kini 4.192.695 Orang

Karena kondisi geografis Kota Semarang yang terdiri dari dataran tinggi dan rendah, saat uji coba, Senin, 20 September 2021 Wali Kota Semarang Hendi pun mencoba bus listrik tersebut melewati daerah atas Semarang.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang Endro P Martantono menyebutkan bahwa ke depan Pemerintah Kota Semarang diproyeksikan akan menggunakan bus listrik ini.

Untuk itu, uji coba ini perlu dilakukan guna mengetahui bagaimana kemampuan dan kualitas dari bus listrik tersebut.

Baca Juga: Tahanan Palestina di Israel Lanjutkan Mogok Makan sebagai Bentuk Protes

"Ini tentu sejalan dengan semangat kota Semarang ingin menjadikan kota ini memiliki udara yang bersih."

"Untuk itu kita lakukan uji coba. Apalagi Jakarta juga sudah mulai melakukan uji coba penggunaan bus ini,'' terang Endro.

Agus dari Bus Anak Bangsa menyebutkan bahwa bus listrik tersebut memiliki 2 varian yaitu 12 dan 8 meter yang saat ini sedang dalam proses produksi.

Untuk bentuknya bus ini pada umumnya berbentuk low deck karena biasanya didesain untuk bandara agar memudahkan akses penumpang untuk keluar masuk.

Baca Juga: Suka Nonton Squid Game? Coba deh Tonton ‘Alice in Borderland’!

Tetapi bisa dikehendaki untuk transportasi dalam kota akan menyesuaikan tinggi halte.

Sedangkan untuk harga, Agus menyebutkan bahwa harganya di atas dari harga bus biasa.

“Jika menggunakan bus listrik ini, operasional bisa dibilang berinvestasi karena tidak ada maintenance. Tidak perlu bahan bakar, tidak perlu pelumas, dan hanya menggunakan energi listrik."

"Kami juga telah melakukan studi perbandingan antara bus konvensional dan bus listrik. Bagaimana perhitungannya dengan pemakaian dan kapasitas yang sama,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB

Realisasi PBB Melebihi Target Rp10,4 M

Selasa, 30 November 2021 | 21:07 WIB
X