Dua Pelajar Jadi Korban Pembacokan

- Rabu, 8 Januari 2020 | 00:55 WIB
foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

AMBARAWA, suaramerdeka.com - Dua orang siswa SMK Negeri 1 Bawen diduga menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal ketika melintas di Jalan Lingkar Ambarawa, Senin (6/1) sore. Akibat dari peristiwa itu, Muhammad Noval Syauqi dan Septian Dwi Prasetyo mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke IGD RSUD Ambarawa.

“Korban saat itu berboncengan dengan temannya sesama siswa SMK Negeri 1 Bawen, satu motor ditumpangi tiga orang. Pengendara atas nama Krisna Adi, dia tidak mengalami luka,” kata Wakil Kepala SMK Negeri 1 Bawen bidang Kesiswaan, Widodo Pramukanto, Selasa (7/1) siang.

Dari penuturan korban, lanjut Widodo, peristiwa itu terjadi sangat cepat. Tepatnya ketika pelajar kelas X tersebut melintas di sekitar simpang empat Pojoksari, Ambarawa. Ketiganya, menurut Widodo baru saja pulang dari mengikuti kegiatan di sekolah.

“Tahu-tahu tanpa alasan yang jelas, korban disabet senjata tajam pada bagian punggungnya. Karena ketakutan, ketiganya kemudian meninggalkan motor dan berlari ke arah pemukiman warga untuk mencari pertolongan,” imbuh dia.

Setibanya di IGD RSUD Ambarawa, kondisi Noval Syauqi dinyatakan perlu perawatan serius kemudian dirujuk ke RSUP Dr Kariadi Semarang. Sementara korban Septian Dwi sampai saat ini masih dirawat di RSUD Ambarawa.

“Luka yang dialami Noval Syauqi dari pemeriksaan medis tembus ke paru-paru, jadi dia dirujuk ke Semarang,” papar Widodo.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Semarang AKBP Adi Sumirat melalui Kasubag Humas Polres Semarang, Iptu Budi Supraptono mengungkapkan, dugaan kasus pembacokan tersebut masih ditangani oleh Polsek Ambarawa. “Polsek Ambarawa sudah bergerak, termasuk menghimpun keterangan dari saksi mata,” ungkap Iptu Budi.

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

X