LP2K Usulkan Ada Blok Percontohan di Relokasi Pasar Johar

- Sabtu, 21 Desember 2019 | 00:44 WIB
MI BERFORMALIN: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng bersama Satgas Pangan Polri dan Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang, Ngargono (depan, dua dari kanan) mengamankan mi berformalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kawasan Relokasi Pasar Johar Semarang, Kamis (19/12). (suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)
MI BERFORMALIN: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng bersama Satgas Pangan Polri dan Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang, Ngargono (depan, dua dari kanan) mengamankan mi berformalin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Kawasan Relokasi Pasar Johar Semarang, Kamis (19/12). (suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lembaga Pembinaan dan Perlindungan Konsumen (LP2K) Semarang mengusulkan adanya blok khusus yang diisi pedagang yang menjual produk bebas formalin di Relokasi Pasar Johar, yang bisa menjadi percontohan pedagang lainnya.

Terobosan ini bisa menjadi solusi agar seluruh pedagang nantinya teredukasi dan tidak menjual produk yang dicampuri zat yang berbahaya bagi kesehatan.

Hal ini disampaikan Ketua LP2K Semarang, Ngargono melihat data terbaru Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jawa Tengah yang mengamankan mi kuning berformalin dari hasil inspeksi mendadak (sidak) di pasar yang berada di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Gayamsari Kota Semarang, Kamis (19/12).

Data terbaru dari Dinperindag Jateng menyebut, total ada sekitar 50 kilogram mi berformalin yang diamankan dari beberapa pedagang.

''Pasar sekelas Johar yang besar ini, agar terbebas dari produsen yang menjual bahan makanan berformalin maupun zat berbahaya bagi kesehatan lainnya, bisa dimulai dengan satu atau dua blok yang dipastikan menjual bahan makanan yang bebas formalin dan aman. Sehingga masyarakat yang datang bisa tahu dimana lapak yang sudah pasti menjual bahan pangan yang baik,'' kata Ngargono kemarin.  

''Jika hal ini diawasi secara terus menerus per blok di Pasar Johar, nantinya akan secara menyeluruh menular ke pedagang blok lain. Ini juga akan membuat pedagang berhati-hati dan tidak menerima bahan pangan berformalin. Cara seperti ini juga bisa diterapkan di pasar lainnya,'' lanjutnya.

Terkait temuan yang sudah diamankan Dinperindag Jateng, LP2K juga berharap satgas pangan dari kepolisian mengusut tuntas produsen nakal yang mendistribusikan mi berformalin di Relokasi Pasar Johar. Selain itu dia juga berharap kepada petugas pasar juga melakukan pengawasan secara maksimal.

''Temuan itu harus ditindaklanjuti kepolisian sampai ketemu produsesnnya, bagaimana pun tingkat kesulitannya. Perlu ada shock therapy kepada produsen yang tidak bertanggung jawab agar menghentikan praktikknya. Perlu juga dipasang informasi kaitannya dengan ancaman hukuman sesuai peraturan yang berlaku baik UU Perlindungan Konsumen, UU Pangan, dan UU Kesehatan,'' tegas Ngargono.

Dia juga membenarkan keterangan Kepala Dinperindag, M Arif Sambodo terkait modus operandi produsen dalam mendistribusikan mi berformalin. Yakni, barang di drop ke kios pedagang saat belum buka lapak. Lalu beberapa hari kemudian datang tim dari produsen menagih penjualan mi berformalin itu.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Bupati Eisti'anah Apresiasi Donor Darah FKUB Demak

Senin, 6 Desember 2021 | 09:24 WIB
X