Polres Demak Vaksin 1.000 Santri Futuhiyyah

- Minggu, 19 September 2021 | 22:14 WIB
SANTRI DIVAKSIN: Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buono SH SIK MH Saat meninjau pelaksanaan vaksin di SMK Futuhiyyah, Suburan, Mranggen, Demak. (SM/Agus Fathuddin) 
SANTRI DIVAKSIN: Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buono SH SIK MH Saat meninjau pelaksanaan vaksin di SMK Futuhiyyah, Suburan, Mranggen, Demak. (SM/Agus Fathuddin) 

DEMAK, suaramerdeka.com – Sebanyak 1.000 murid SMK dan santri Pondok Pesantren Futuhiyyah, Suburan, Mranggen, Demak, divaksin Sinovac.

Vaksinasi Covid-19 tahap I dalam rangka vaksinasi merdeka candi Polres Demak tersebut ditinjau Kapolres Demak AKBP Budi Adhi Buono SH SIK MH, Wakapolres Kompol Johan Valentino Nanuru SIK, Kabag Ops Polres Kompol Sonhaji SH MH dan Kapolsek Mranggen AKP AM Tohari SH MH.

Kepala RSI NU Demak dr Abdul Aziz yang memimpin vaksinasi tersebut menjelaskan, tujuan vaksinasi membentuk kekebalan tubuh para santri.

Baca Juga: Tim Timor Polres Magelang Kota Tahan Pelajar Terduga Aksi Tawuran

‘’Dari vaksinasi Covid-19 itu, diharapkan seluruh masyarakat, khususnya di komplek SMK Futuhiyyah Mranggen terhindar dari Covid -19 dan dapat beraktivitas kembali dengan tetap menerapkan protokol Kesehatan,”  kata dr Aziz yang juga alumnus Pondok Pesantren Futuhiyyah itu.

Selain dr Aziz, pelaksanaan vaksin tersebut juga melibatkan Kepala Puskesmas Maranggen, dr Kartika Indrawati.

Kepala SMK Futuhiyyah KH Helmi Wafa SE MPd menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi di komplek SMK Futuhiyyah, Jalan Suburan Mranggen, Kecamatan Mranggen, hari pertama diikuti siswa-siswi dan para guru SMK Futuhiyyah. Hari kedua untuk santri, pengurus dan para pengasuh pondok.

‘’Kami selenggarakan bwertahap untuk menghindari kerumunan peserta,’’ kata Gus Helmi.

Para siswa SMK Futuhiyyah merasa senang mendapat kesempatan vaksin Covid-19. Mereka berharap virus tersebut segera hilang dan mengikuti pembelajaran dengan normal seperti biasa. 

Baca Juga: Semarang Panas, Hendi Galakkan Penghijauan

“Perasaan saya lega setelah divaksin. Karena sebelumnya sempat kepikiran, deg-degan takut dan sebagainya. Tapi setelah divaksin tidak ada efek negative, malah jadi sehat,” kata Rama Febrian Dirangga, salah satu murid kelas XI SMK Futuhiyyah, belum lama ini.

Warga sekitar kampus SMK Futuhiyyah juga tampak antusias dengan adanya vaksinasi tersebut.

Hal itu tampak dari jumlah peserta vaksin yang mencapai 1000 orang, meliputi berbagai kalangan. Mulai dari siswa, guru, pegawai, santri hingga warga sekitar. 

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Gudang Pabrik PT Kaelo Sumber Kasih Sayung Terbakar

Jumat, 12 November 2021 | 21:26 WIB
X