Program Jambanisasi Sasar Daerah Pesisir

- Selasa, 12 November 2019 | 18:15 WIB
Ketua IIDI Cabang Kota Semarang Hetty Zen Budi Palarto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi secara simbolis menyerahkan bantuan 50 unit jamban di RW 2 Kelurahan Bandarharjo, Semarang. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)
Ketua IIDI Cabang Kota Semarang Hetty Zen Budi Palarto bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi secara simbolis menyerahkan bantuan 50 unit jamban di RW 2 Kelurahan Bandarharjo, Semarang. (suaramerdeka.com/Eko Fataip)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Program jambanisasi masih terus digiatkan oleh sejumlah instansi pemerintah hingga organisasi sosial. Salah satu wilayah yang mendapat perhatian lebih yakni daerah-daerah dekat pesisir.

Terbaru ini Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Kota Semarang memberikan bantuan berupa 50 unit jamban di RW 2 Kelurahan Bandarharjo, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang.

Ketua IIDI Cabang Kota Semarang, Hetty Zen Budi Palarto mengemukakan, pihaknya merasa prihatin, sebab hingga sekarang masih ada sebagian wilayah di kota besar seperti Semarang yang belum memiliki jamban keluarga.

Dia melihat, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, tidak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

"Sebetulnya ada beberapa daerah lain yang juga memiliki persoalan serupa. Sementara kami fokuskan di Bandarhajo. Selebihnya akan kami sentuh secara bergantian," kata Hetty, seusai kegiatan yang dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Krisseptiana Hendrar Prihadi, Selasa (12/11).

Pihaknya menilai, ada beberapa kendala yang dihadapi masyarakat daerah pesisir hingga menyebabkan sebagian dari mereka belum memiliki jamban. Kendala utama yakni mulai keterbatasan lahan, kurangnya pengetahuan tentang kesehatan dan faktor ekonomi.

Program jambanisasi ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan memperingati Bulan Bakti Istri Dokter Indonesia yang diselenggarakan rutin setiap tahun.

Beberapa kegiatan sosial lainnya lebih dulu diselenggarakan seperti sosialisasi pencegahan stunting, pemeriksaan kesehatan bagi bayi dan balita serta penyuluhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan menyusui.

IIDI menggandeng salah satu organisasi nirlaba yang fokus bergerak di bidang jambanisasi, International Wc4all Organization.

Halaman:

Editor: Nugroho

Tags

Terkini

Beraksi di 16 Minimarket, Pelaku Ditangkap

Jumat, 28 Januari 2022 | 23:17 WIB

Polres Kendal Musnahkan 359 Knalpot Brong

Jumat, 28 Januari 2022 | 22:37 WIB

Tahap Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Dibalik

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:57 WIB
X