Buat Selai Jambu Biji

- Senin, 11 November 2019 | 19:50 WIB
MEMBUAT SELAI : Para mahasiswa KKN Unnes saat membuat selai jambu biji pada acara pelatihan di Balai RT 3 RW 2, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, belum lama ini. (Foto suaramerdeka.com/dok)
MEMBUAT SELAI : Para mahasiswa KKN Unnes saat membuat selai jambu biji pada acara pelatihan di Balai RT 3 RW 2, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, belum lama ini. (Foto suaramerdeka.com/dok)

MIJEN, suaramerdeka.com - Jambu biji umumnya dilah menjadi jus buah. Namun di tangan mahasiswa KKN Unnes, jambu biji ini dapat diolah menjadi selai. Proses pembuatannya sederhanya, yaitu bahan utamanya adalah jambu biji merah, gula putih, air secukupnya dan cengkeh.

Jambu biji terlebih dahulu di kupas dari kulitnya. Kemudian dicuci hingga bersih dan dipotong-potong dan disaring hingga tidak ada lagi bijinya. Selanjutnya jambu di campur dengan gula pasir, cengkeh dan kayu manis dan dimasak hingga selai mengental.

Setelah dingin, dimasukkan dalam cup gelas dan plastik. Karena tanpa bahan pengawet, selai ini hanya dapat bertahan selama lima hari. Olahan jambu biji menjadi selai ini, pun kemudian diajarkan kepada masyarakat di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, belum lama ini.

''Ini merupakan inovasi dari para mahasiswa. Kebetulan di Tambangan, banyak warga yang menanam pohon jambu biji. Agar memiliki nilai jual tinggi, kami ajarkan cara membuat selai jambu biji. Harapannya, bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,'' tutur Koordinator Mahasiswa KKN Alternatif B di Kelurahan Tambangan, Desyana Suhandari (23).

Proses pembuatan ini diajarkan kepada warga RW 2 Kelurahan Tambangan yang terhimpun di dalam Dawis (Dasa Wisma). Ini merupakan perkumpulan ibu-ibu setempat yang diadakan sebulan sekali setelah perkumpulan PKK RT. Tim KKN berkesempatan hadir di Dawis 8, Kelurahan Tambangan.

Berlokasi di Balai RT 3 RW 2, tim KKN mengajarkan proses pembuatan selai jambu. Ibu Ketua RT 3 RW 2, Sri Utami (37) mengatakan, kegiatan pelatihan pembuatan selai jambu ini sangat bermanfaat untuk ibu-ibu setempat. Selain menambah ilmu juga, memperbanyak referensi olahan jambu biji.  

''Awalnya, hanya tahu kalau jambu biji dibuat jus saja. Ternyata juga bisa dibuat menjadi selai. Ini bisa menjadi produk unggulan dari warga sini yang nantinya bisa dipasarkan secara luas,'' ujarnya.

Dikatakannya, ini salah satu usaha memberdayakan ibu-ibu rumah tangga, agar menjadi mandiri. Tidak selalu bekerja di luar atau bergantung dari perusahaan atau pabrik. Sambil mengurus anak, usaha ini bisa dilakukan di rumah. Jadi tetap bisa membantu suami.

Sementara Siti Aminah (34) salah satu warga yang hadir mengaku sangat senang dengan adanya pelatihan ini. Kini, dirinya memiliki pengetahuan baru yang sebelumnya belum terpikirkan. Hanya saja, kini, dirinya minta dibantu pemasarannya, jika nanti diproduksi secara masal.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

Sungai Jebol, Mangkang Wetan Dilanda Banjir

Senin, 17 Januari 2022 | 19:20 WIB
X