Diduga Campurkan Sperma ke Makanan, Oknum Dokter di Semarang Jadi Tersangka

- Senin, 13 September 2021 | 19:40 WIB
Ilustrasi dokter. (unplash.com/@marceloleal80)
Ilustrasi dokter. (unplash.com/@marceloleal80)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Seorang dokter berinisal DP yang sedang menempuh Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di salah satu Universitas di Semarang dilaporkan ke Mapolda Jateng.

Pelaporan tersebut terkait dugaan pelecehaan seksual terhadap pasangan suami istri.

Dokter tersebut mencampurkan spermanya ke dalam makanan keduanya yang merupakan tempat satu kontrakan.

"Pelaku dan dua korban yang merupakan pasangan suami istri tinggal dalam satu kontrakan. Pasangan itu tinggal di kontrakan tersebut setelah ijin kepada istri pelaku," ungkap Nia Lishayati pendamping korban dari LRC KJHAM, Senin (13/9).

Baca Juga: Megawati Dikabarkan Koma, Pengurus PDI Perjuangan Kompak Laporkan Hersubeno Arief

Pelaporan tersebut, lanjut dia, bermula saat korban curiga lantaran tudung saji dan makanan sering pindah posisi bahkan makanan berubah bentuk.

"Awalnya pada Oktober 2020 korban curiga dengan kondisi itu. Lalu mencoba memasang handphone untuk merekam apa yang terjadi untuk menjawab kecurigaan itu," ujarnya.

Ternyata, lanjut dia, dalam video ponsel tersebut terekam kalau pelaku mendekat ke ventilasi jendela kamar mandi saat korban sedang mandi.

"Lalu pelaku melakukan onani dan mencampurkan spermanya ke makanan korban. Itu terekam jelas di video," jelasnya.

Baca Juga: Digitalisasi Bantu Semarang Hadapi Pandemi Covid-19, Hendi: Pahami dulu Kendala yang Dihadapi Masyarakat

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Keliru Menginjak Pedal, Mobil Terjun Bebas Masuk Kanal

Senin, 20 September 2021 | 15:46 WIB

Semarang Panas, Hendi Galakkan Penghijauan

Minggu, 19 September 2021 | 20:08 WIB
X