Rokok Ilegal Disembunyikan di Truk Meubel

- Rabu, 6 November 2019 | 19:54 WIB
Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Kanwil Jateng-DIY bekerja sama dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) dibantu Pomdam IV Diponegoro kembali menyita rokok ilegal. Penyitaan rokok ilegal senilai Rp 543.400.000 di Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jumat (1/11) pukul 08.10.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyidikan, DJBC Kanwil Jateng-DIY, Gatot Sugeng Wibowo menyampaikan, ada informasi dari masyarakat, akan ada kendaraan dari Jepara yang membawa rokok diduga illegal dengan tujuan Pulau Sumatera.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan KPPBC Tanjung Emas dan KPPBC Semarang serta Pomdam IV Diponegoro membentuk tim gabungan. Pada akhirnya, Jumat (1/11) pukul 08.10 tim gabungan menyergap satu kendaraan truk di area parkir Pelabuhan Tanjung Emas, yang membawa rokok diduga illegal.

''Modus yang digunakan terbilang pintar. Mereka menggunakan jalur baru yaitu lewat "ToL Laut" dengan alasan lebih  murah,'' ujar Gatot.

Dijelaskannya, para pelaku mengalihkan jalur distribusi dari darat ke laut. Harapan lebih aman, karena beranggapan petugas hanya melakukan operasi di darat. Mereka kucing-kucingan dengan petugas. Kemudian truk tersebut sebenarnya mengangkut meubel. Namun didalamnya disembunyikan rokok ilegal untuk mengelabuhi petugas.

Setelah diperiksa kedapatan 32 koli berisi rokok jenis Sigaret Kretek Mesin (SKM) dengan menggunakan merek seperti S3, SBM,  dan Br. Pada bungkusnya rokok-roko dilekati dengan kertas yang difungsikan seolah-olah sebagai pita cukai. Atau bisa dibilang pita cukai palsu.

''Nilai barang secara total Rp 543.400.000, total rokok 760.000 batang, dan potensi kerugian Negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp.358.769.400," pungkasnya.

Secara rinci hasil penindakan terdiri dari rokok illegal yang menggunakan merk "S3" adalah 424.000 batang, yang menggunakan merk ''SBM'' berjumlah 324.000 batang, dan yang menggunakan merk ''Br''. Seluruh barang diamankan di Kanwil DJBC Jateng-DIY. Sedangkan sopir dan kernet berinisial NS dan MC akan menjalani proses pemeriksaan dan pendalaman informasi terkait pemilik barang.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah DJBC Jateng DIY, Parjiya menyampaikan, pihaknya telah menepati janji untuk terus memerangi rokok illegal. Operasi ini tidak akan berhenti sampai di sini. Tidak ada keraguan bagi kami memerangi rokok illegal yang merugikan Negara dan masyarakat ini.

Halaman:

Editor: Rosikhan

Tags

Terkini

Camat Gajahmungkur Siap Fasilitasi Kegiatan Badko LPQ

Selasa, 7 Februari 2023 | 22:28 WIB

Berwirausaha Bisa Dimulai Saat Remaja

Selasa, 7 Februari 2023 | 13:31 WIB
X