BPBD Kota Semarang Pantau Banjir Lewat EWS di Tujuh Titik: Bisa Segera Antisipasi

- Senin, 13 September 2021 | 12:38 WIB

SEMARANG, suaramerdeka.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang mulai melakukan pemantauan bencana dini melalui early warning system (EWS) yang sudah terpasang di tujuh titik rawan banjir

Sekretaris BPBD Kota Semarang, Winarsono mengatakan, tujuh EWS ini sudah dilengkapi CCTV sehingga mudah dalam pemantauannya.

"Alat ini berfungsi memantau debit air secara realtime. Harapannya, bisa segera mengambil langkah antisipasi sebelum banjir bandang tiba. Kita terus lakukan monitoring debet air secara realtime di DAS yang rawan seperti Sungai Plumbon dan Beringin," katanya, baru-baru ini.

Baca Juga: Vaksinasi Polsek Tengaran di SMPIT Nuris: 634 Siswa Jadi Sasaran, Dilakukan Bertahap

EWS ini dipasang di Daerah Aliran Sungai (DAS) di kota Semarang, dua titik EWS yang ditempatkan di Sungai Plumbon, tiga di Sungai Beringin, satu di Sungai Pengkol dan satu di Sungai Babon.

Nantinya EWS juga akan dipasang di Banjir Kanal Barat dan Banjir Kanal Timur.

Sedangkan khusus longsor nantinya akan dipasang satu EWS bantuan dari BNPB di pasang Kelurahan Sukorejo, Gunungpati.

Baca Juga: Sentra Vaksinasi Undip Resmi Ditutup, Sudah Capai Target Akseptor

BPBD juga terus melakukan koordinasi dengan stakeholder terkait untuk meningkatkan kewaspadaan kebencanaan.

"Sarana dan prasarana mitigasi bencana seperti perahu karet, genset dan dapur umum sudah kami siapkan. SDM serta logistik, bantuan untuk warga terdampak bencana juga disiapkan dengan baik," tambahnya.

 

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

HUT Korpri Ke-50, Polres Semarang Gelar Baksos

Jumat, 26 November 2021 | 22:21 WIB

KPU Kota Semarang Catat 137 Pemilih Baru

Kamis, 25 November 2021 | 21:38 WIB
X