Hendi Bangga Atas Kontribusi Alste bagi Kemajuan Kota Semarang

Red
- Minggu, 3 November 2019 | 22:14 WIB
foto:  suaramerdeka
foto: suaramerdeka

SEMARANG, suaramerdeka.com - Minggu (3/11) Wali kota Semarang Hendrar Prihadi menghadiri Talkshow dan Munas Alste Indonesia. Acara yang digelar oleh alumni SMA Negeri 3 Semarang itu merupakan  salah satu rangkaian acara Bodjong Festival 2019 serta upaya dalam memberikan nilai, edukasi dan manfaat positif bagi masyarakat Kota Semarang.

Hendi, sapaan akrab wali kota menyebutkan bahwa pihaknya merasa bangga kota Semarang menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan acara Munas ke-3 Alste yang dihadiri para alumni SMA 3 yang telah tersebar di tingkat nasional bahkan internasional.

Tanggal 1 November 2019 kemarin genap SMA 3  berusia 142 tahun, sejak berdiri pada mulanya sebagai SMA Bodjong pada tanggal 1 November 1877.

"Ini menjadi tonggak lahirnya sebuah sejarah perkembangan kualitas NKRI khususnya Kota Semarang karena alumni Alste ada di tataran elite Indonesia. Mulai dari Kepolisian, TNI, perbankan, hingga berada di antara deretan menteri dalam Kabinet kita seperti Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan, serta Retno Marsudi sebagai Menteri Luar Negeri," ujar Hendi.

Ia menambahkan bahwa Kota Semarang bangga menjadi bagian dari berdirinya SMA 3 yang telah melahirkan lulusan yang berkualitas.

Seperti saat terbakarnya pasar Johar di tahun 2015, pemerintah tentu perlu mempertimbangkan revitalisasi kawasan ikon Kota Semarang tersebut mengingat biaya yang harus digelontorkan sebesar 720 milyar. Namun karena bantuan dari Menteri Keuangan, Sri Mulyani pasar Johar dapat dibangun kembali melalui APBN.

Cek harga tiket pesawat murah dan booking hotel di sini, banyak promo lho!

Tak hanya itu, Retno Marsudi yang aktif dalam komunikasi diplomatik antara Indonesia dan Belanda saat menjadi Duta Besar Indonesia untuk Belanda berhasil mendorong Pemerintah Kerajaan Belanda untuk mau ikut berpartisipasi dalam upaya penanggulangan rob dan banjir di Kota Semarang, melalui program kaki kering. Dari semula kawasan banjir diangka 41 persen, kini berkurang menjadi 12 persen.

Begitu pula seperti yang dilakukan Kukrit Suryo Wicaksono selaku Ketua Kadin Jawa Tengah yang tak hanya turut meningkatkan perekonomian dan pembangunan, beliau juga berhasil mengajak para investor untuk berinvestasi di Kota Semarang.  Statistik menunjukkan di tahun 2010 nilai investasi hanya 1 Trilyun, namun pada 3 tahun terakhir nilai investasi di Kota Semarang ada di angka 20 trilyun ke atas bahkan di tahun 2019 diperkirakan tembus hingga 30 trilyun.

Halaman:

Editor: Achmad Rifki

Tags

Terkini

Tahap Pembangunan Tol Bawen-Yogyakarta Dibalik

Rabu, 26 Januari 2022 | 23:57 WIB

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB
X