Sumpah Pemuda, Sanggar Greget Tampilkan Tarian Yuvaka Sapata Simbol Semangat Pemuda Nasionalis

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:13 WIB
 tarian bertajuk Yuvaka Sapata untuk memperingati hari Sumpah Pemuda (sm/dok)
tarian bertajuk Yuvaka Sapata untuk memperingati hari Sumpah Pemuda (sm/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ada suguhan tarian bertajuk Yuvaka Sapata untuk memperingati hari Sumpah Pemuda tahun ini. Yuvaka Sapata merupakan simbol Sumpah Pemuda atau semangat para pemuda nasionalis.

Tarian yang terdiri dari Tari Kiprah Pemuda, Sekar Cemani, Rebana Panca Warna, Mekar Sari, serta Tari Lurik yang dibawakan di Selo DTW Lencoh, Kabupaten Boyolali.

Kemudian Tari Bagus Lembu di Nangka Prada Cepogo Boyolali, serta Tari Shang Hyang Sri di Desa Gondang Kecamatan Limbangan Kabupaten Kendal.

Baca Juga: DPRD Jateng Tetapkan APBD 2022 dan Pembentukan Raperda Pesantren

Tari bertajuk Yuvaka Sapata tersebut disajikan oleh Sanggar Greget Semarang dan juga diunggah di kanal Youtube Sanggar Greget pada Kamis 28 Oktober 2021.

Produser Tari, Sangghita Anjali menjelaskan Tari Kiprah Pemuda merupakan sebuah kreasi tari tradisi Nusantara yang berorientasi atas kebersamaan. Koreografi yang dibawakan menyiratkan gotong royong yang kerap dilakukan warga di pedesaan.

"Kebersamaan ini untuk mewujudkan rasa memiliki, saling asah asuh dan asih serta kesatuan dan persatuan Pemuda Indonesia," ucap Sangghita.

Baca Juga: Refleksi Hari Sumpah Pemuda, Pramono Agung: Generasi Muda Modal Utama Wujudkan Cita-Cita Indonesia

Lebih lanjut, Sangghita menerangkan, Tari Shang Hyang Sri merupakan reportoar tari kreasi tradisi Pesisiran. Tarian ini merupakan pengembangan dari gerak putri alus gaya Surakarta.

"Kehadiran Shang Hyang Sri merupakan simbol sosok Dewi Padi yang penuh kharisma keibuan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Parkir Tepi Jalan Akan Diberlakukan Elektronik

Selasa, 25 Januari 2022 | 21:44 WIB
X