Caesar Senior Taruna PIP Dikorbankan, untuk Tutupi Kematian Adik Kelasnya

- Jumat, 10 September 2021 | 15:44 WIB
Kelima tersangka pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Zidan Muhammad Faza saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat, 10 September 2021. (suaramerdeka.com/Cun Cahya)
Kelima tersangka pengeroyokan yang mengakibatkan meninggal dunia taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Zidan Muhammad Faza saat gelar perkara di Mapolrestabes Semarang, Jumat, 10 September 2021. (suaramerdeka.com/Cun Cahya)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Meninggalnya taruna Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, Zidan Muhammad Faza (21) yang tadinya karena serempetan dengan sang senior, Caesar Richardo Bintang Samudra. Ternyata setelah diselidik, Zidan meninggal karena diplonco oleh kelima seniornya.

Caesar Richardo Bintang Samudra dikorbankan untuk mengakui karena telah memukul saat serempetan di Jalan Tegalsari dan meninggal dunia.

Kelima senior pelaku penganiayaan yang menewaskan Zidan yaitu Caecar Richardo Bintang Samudra Tampubolon, Aris Riyanto, Andre Arsprilla Arief, Albert Jonathan Ompu Sungu, dan Budi Dharmawan.

Baca Juga: Rokok Elektronik Dilabeli SNI untuk Lindungi Konsumen, YLKI: Ini Sesat Pikir

Dari pengakuan pelaku, korban dianiaya di Mess Indo Raya di daerah Genukkrajan, Kota Semarang. Korban dianiaya ketika para seniornya itu mengumpulkan 15 adik kelasnya di luar kampus untuk pembinaan.

"Tradisi budayanya kan uji fisik, jadi satu per satu junior dipukul. Korban awalnya kuat saat seniornya mukul satu per satu. Tapi begitu terakhir oleh seniornya yang bernama Caesar, korban roboh jatuh dan tak sadarkan diri," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Polisi Irwan Anwar saat konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat, 10 September 2021.

Untuk menutupi kasus ini, para senior lantas meminta adik kelasnya merekayasa cerita. Mereka sepakat penyebab kematian Zidan karena dipukul oleh Caesar di jalan gang daerah Tegalsari usai bersenggolan motor.

Baca Juga: Kontroversi Pernyataan Ketua KPI, Pengamat Media: Edukasi Kekerasan Seksual Tak Perlu Libatkan Pelaku

Bahkan tersangka Caecar menyatakan siap bertanggung jawab atas kejadian itu. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 170 KUHP tentang tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kejari Bantu Pemkot Tagih Piutang Pajak

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:33 WIB

Nyali Besar, Panjat Tower 30 Meter Tanpa Gemetar

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:14 WIB
X