Pemkab Semarang Genjot Vaksinasi untuk Pelajar, Percepatan Herd Immunity

- Rabu, 8 September 2021 | 18:51 WIB
Pemkab Semarang genjot vaksinasi untuk pelajar. (suaramerdeka.com/dok)
Pemkab Semarang genjot vaksinasi untuk pelajar. (suaramerdeka.com/dok)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Pemkab Semarang mulai melakukan percepatan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar usia diatas 12 tahun.

Upaya tersebut ditempuh untuk mempercepat kekebalan kelompok atau herd immunity.

Rabu 8 September 2021 pagi, vaksinasi untuk pelajar digelar di SMP Negeri 2 Ungaran. Selama sehari kemarin, setidaknya ada 600 orang siswa yang divaksin.

“Besok rencananya ada sekitar 500 orang siswa, pelaksanaannya dua hari. Melibatkan tiga tim tenaga kesehatan (nakes) dari Puskesmas Leyangan,” kata Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, Rabu, 8 September 2021.

Gerakan percepatan serupa, belum lama ini sudah dilakukan pada SMP Negeri di Kecamatan Getasan. Di sana, pelajar dari tiga sekolah sudah divaksinasi Covid-19. Vaksinasi Covid-19 di SMP swasta juga jalan terus.

Baca Juga: Pemkab Demak Bawa Pengelola Karaoke ke Meja Hijau

“Data riilnya saya belum tahu persis sampai hari ini. Terutama siswa yang berumur 12 tahun keatas kita maksimalkan dulu,” ujarnya.

Berbicara pembelajaran tatap muka (PTM) 50 persen siswa masuk yang sudah berjalan, ia melihat prosesnya bagus sudah sesuai regulasi maupun protokol kesehatan (prokes) yang dianjurkan pemerintah.

Hasil evaluasi instansi terkait yang disampaikan ke Bupati Semarang menyebutkan, bahwa selama tiga pekan PTM berjalan tidak ditemukan indikasi siswa maupun tenaga pendidik yang terpapar Covid-19.

“Tidak ada, tetapi tolong siapa saja jangan lengah. Prokes ketat tetap dilaksanakan, masker wajib dipakai ketika beraktivitas dan menghindari kerumunan,” tegas Bupati Ngesti Nugraha.

Baca Juga: Kontrol Budaya di Dunia Hiburan, China 'Hilangkan' Sejumlah Artisnya Ini, Indonesia Berani Mencontoh?

Sebelumnya, Komisi D DPRD Kabupaten Semarang mendesak pemerintah segera mengalokasikan kuota vaksin Covid-19 untuk pelajar usia 12 tahun keatas.

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Kabupaten Semarang, Joko Sriyono usai mengecek pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMP Negeri 4 Ungaran, akhir Agustus 2021.

Menurut dia mestinya, pelajar juga menjadi sasaran prioritas vaksinasi Covid-19 ketika PTM terbatas.

Baca Juga: Kembangkan Ekosistem Digital, Menparekraf: Kita Harus Pandai Tangkap Peluang

“Anak 12 tahun keatas untuk bisa divaksin semua, kami sudah rapat dengan Dinas Kesehatan. Tetapi tidak di puskesmas, nanti pelaksanaan vaksinasi pelajar di sekolah masing-masing. Sehingga tidak menjadikan kerumunan,” katanya.

Kemudian untuk tenaga pendidik yang belum divaksin karena mempunyai riwayat sakit bawaan, dirinya menyarankan untuk mengakses vaksin Covid-19 jenis Moderna.

Vaksin ini, lanjut Joko Sriyono, sudah ada stoknya di Bumi Serasi. Hanya saja, kuota vaksin jenis tersebut baru diprioritaskan untuk nakes.

“Itu sebagian bisa digunakan untuk tenaga pendidik yang komorbid,” terang Joko Sriyono.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Terkini

Nelayan Rawapening Dilindungi Asuransi

Selasa, 30 November 2021 | 21:46 WIB
X