Mahasiswa PIP Tewas Diduga Dianiaya Senior

- Selasa, 7 September 2021 | 23:08 WIB
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: istimewa)
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: istimewa)

 

SEMARANG, suaramerdeka.com - Zidan Muhammad Faza (21), mahasiswa semester 6 Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang tewas setelah diduga dianiaya seniornya yang diketehaui bernama Caesar Richardo (22), warga asal Genengan, Mojosongo, Jebres, Surakarta.

Peristiwa tersebut terjadi di depan pos kampling RT 02 RW 13, Jalan Tegalsari Barat, Candisari, Senin (6/9) sekitar pukul 22.00. Warga asal Jalan Imam Bonjol, Panggang, Jepara tewas karena luka di dada dan hati akibat pukulan tangan kosong seniornya tersebut.

Informasi yang dihimpun, tindakan yang merenggut nyawa Zidan bermula saat keduanya melintas di lokasi dan sepeda motor mereka berserempetan.

Setelah berserempetan, keduanya berselisiih paham hingga terjadi pukulan dan korban sempat pingsan.

Baca Juga: Tyas Mirasih Digugat Cerai Suaminya, Ini Penyebabnya

"Korban berboncengan dengan rekanya menggunakan sepeda motor, saat dijalan bersenggolan dengan terduga pelaku,

kemudian semuanya berhenti dan pelaku menegur korban serta melakukan pemukulan hingga tidak sadarkan diri, kemudian pelaku dan saksi membawa korban ke RS Roemani namum nyawanya tidak tertolong," ungkap Kasat Reserse Kriminal Polrestabes Semarang AKBP Donny Lambotoruan, saat berada di Mapolrestabes Semarang, Selasa (7/9) siang.

Terkait penanganan kasus tersebut, lanjut dia, pihaknya yang mendapat laporan terkait kejadian tersebut langsung mendatangi lokasi.

"Kami datangi lokasi untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan meminta keterangan sejumlah saksi," ujarnya.

Dari situ, lanjut dia, pihaknya kemudian mengamankan terduga pelaku tindak penganiayaan tersebut.

"Terduga pelaku (Caesar Ricardo) kami amankan. Ini masih kami lakukan pemeriksaan," jelasnya.

Baca Juga: 61 Bangunan Hunian di Ngemplak Simongan Telah Dibongkar

Adapun, lanjut dia, untuk saat ini keluarga korban belum berkenan untuk dilakukan autopsi.

"Keluarga korban belum mengijinkan untuk dilakukan autopsi," ungkapnya.

Disinggung terkait penyebab kematian korban, Donny membenerkan, diduga karena pukulan yang mengarah ke ulu hati korban.

"Diduga karena pukulan di ulu hati. Itu hanya satu kali pukulan. Untuk lebih lanjut menunggu hasi autopsi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Rifki

Tags

Terkini

Hendi: Pungut Biaya di Luar Ketentuan, Binasakan

Selasa, 7 Desember 2021 | 19:53 WIB
X