Tol Laut Dibangun, Ekosistem Harus Terjaga

Red
- Selasa, 15 Oktober 2019 | 15:27 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com - Proyek pembangunan jalan tol Semarang Demak segera dimulai. Jalan sepanjang 27 KM ini akan berfungsi sebagai tanggul laut.

Wakil Ketua Komisi D Hadi Santoso menjelaskan, kurang lebih dari 10,63 KM berupa tanggul laut yang membentang dari Kaligawe sampai Morosari berupa tanggul laut.

"Kami menyambut baik, ini harapan masyarakat agar segera terbebas dari rob, ekosistem dan daya dukung lingkungan tetap harus jadi prioritas", terangnya.

Menurut anggota FPKS DPRD Jateng tersebut daerah yang ditanggul merupakan daerah hilir dari Kali Babon dan Kali Sringin dan juga titik terparah abrasi selama ini maka perlu penanganan khusus. 

"Limpahan air sungai, sedimentasi, perubahan arus air laut, dan tentunya ekosistem flora fauna perlu benar-benar diperhatikan. Jangan sampai niat baik berujung kerusakan karena kurang matangnya perencanaan", lanjutnya.

Menurut Alumni Magister Ilmu Lingkungan Undip itu, berdasarkan Detail Engeneering Design selain tanggul laut juga akan dilengkapi oleh dua kolam retensi seluas 240 Ha dan 45 Ha sebagai antisipasi.

"Di sana banyak spesies Mangrove yang khas dan banyak biota laut dan sungai yang perlu dicarikan solusinya", lanjutnya.

Berdasarkan informasi dari pria asal Wonogiri tersebut, proyek yang direncanakan menghabiskan dana 12,24 T tersebut membutuhkan lahan sebesar 5.352.216 m² setara dengan 1.523 bidang tanah, saat ini sudah dibebaskan 446.426 m² (8,34%).

"Ada 21 Kelurahan/Desa yang terlewati dan tersebar di 5 Kecamatan yaitu Genuk, Sayung, Karangtengah, Wonosalam dan Demak akan dikelola Badan Usaha Jalan Tol PT Pembangunan Perumahan Semarang Demak yang merupakan Konsorsium PTPP, WIKA dan MMM. Ditargetkan selesai tahun 2024.

Halaman:

Editor: Maya

Tags

Terkini

DPRD dan Bupati Demak Sepakati Raperda APBD 2023

Jumat, 25 November 2022 | 20:40 WIB

Bakso Viral Seafood Korea Ada di Kuliner Kauman

Jumat, 25 November 2022 | 20:04 WIB

Korban Gempa Cianjur Dibantu Senilai Rp 500 Juta

Jumat, 25 November 2022 | 19:27 WIB
X