7.798 Jiwa Terdampak Luapan Danau Rawapening, Bupati Semarang : Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

- Selasa, 7 September 2021 | 17:29 WIB
SERAHKAN BERAS: Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan Beras Cadangan Pemerintah kepada perwakilan warga terdampak luapan Danau Rawapening di Balai Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Selasa (7/9). (suaramerdeka.com/dok)
SERAHKAN BERAS: Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan Beras Cadangan Pemerintah kepada perwakilan warga terdampak luapan Danau Rawapening di Balai Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Selasa (7/9). (suaramerdeka.com/dok)

 

 

 

BANYUBIRU, suaramerdeka.com - Pemkab Semarang menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana selama 14 hari untuk menindaklanjuti luapan Danau Rawapening.

Selama status tersebut diberlakukan, Pemkab Semarang memberikan bantuan beras kepada 7.798 jiwa warga terdampak yang berdomisili di empat kecamatan yakni Kecamatan Ambarawa, Banyubiru, Bawen, dan Kecamatan Tuntang.

Warga terdampak mayoritas berdomisili di tepi Danau Rawapening.

“Bantuan ini berasal dari Beras Cadangan Pemerintah (BCP),” kata Bupati Semarang, Ngesti Nugraha, ketika menyerahkan bantuan secara simbolis di Balai Desa Kebondowo, Kecamatan Banyubiru, Selasa (7/9).

Status Tanggap Darurat Bencana itu ditetapkan melalui Keputusan Bupati Semarang Nomor : 360/0291/2021. Selain bantuan beras, Pemkab Semarang juga membebaskan warga terdampak dari kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan.

Baca Juga: Taruna PIP Semarang Meninggal Dunia, Diduga Dianiaya Seniornya Saat Serempetan Motor

“Setelah masa tanggap darurat pertama ini selesai, nanti akan kita lihat kondisinya,” ujar dia.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X