Program Urban Farming, Bangun Empat Demlot di Kemijen

- Jumat, 11 Oktober 2019 | 11:12 WIB
PERTANIAN PERKOTAAN: Perwakilan Unnes, PT Indonesia Power Semarang dan Dinas Pertanian Semarang saat meluncurkan program pertanian perkotaan di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur.  (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)
PERTANIAN PERKOTAAN: Perwakilan Unnes, PT Indonesia Power Semarang dan Dinas Pertanian Semarang saat meluncurkan program pertanian perkotaan di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur. (suaramerdeka.com / Royce Wijaya)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Semarang (Unnes) membangun empat demontration plot (demlot) buat urban farming atau pertanian perkotaan di Kelurahan Kemijen, Kecamatan Semarang Timur.

Demlot itu metode penyuluhan dengan cara membuat lahan percontohan supaya dapat ditiru petani. Empat demlot yang dibangun bersama Dinas Pertanian Kota Semarang dan PT Indonesia Power Semarang itu adalah tanaman hias, sayur, buah, dan bunga. 

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mendorong masyarakat mampu memanfaatkan lahan-lahan sempit untuk kegiatan pertanian. Kami merancang empat demlot di Kemijen pada masing-masing lokasi punya karakteristik berbeda, ada demlot tanaman sayur, tanaman buah, tanaman bunga, dan tanaman hias," kata Kepala Pusat Pemberdayaan Masyarakat, LPPM Unnes, Dr Ir Nana Kariada TM, MSi selaku ketua pelaksana program pertanian perkotaan di Kemijen. 

Menurut Nana, demlot itu dibuat supaya bisa dilihat masyarakat, dengan harapan mereka dapat mendemonatrasikan di lahannya sendiri. Tujuan lainnya, mereka bisa mendapatkan tambahan penghasilan, mandiri pangan, serta meningkatkan keindahan kota. Pertanian perkotaan ini juga untuk meningkatkan kapasitas SDM dan mendorong masyarakat mampu memanfaatkan lahan-lahan sempit buat pertanian

Perwakilan PT Indonesia Power Semarang Power Generation Unit,  Retno Wulandari menegaskan, Kemijen merupakan area ring satu PT Indonesia Power Semarang. Pertanian perkotaan ini bentuk komitmen perusahaan yang terus partisipasi mendukung program pemberdayaan masyarakat dan bina lingkungan.

“Pada 2013, kami pernah membentuk Bank Sampah Kemijen. Saat ini terus berkembang dengan program pertanian perkotaan, harapannya program ini dapat bermanfaat dan dampaknya dapat dirasakan masyarakat”, ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang Ir Wahyu Permata Rusdiana MP memberi apresiasi program pemberdayaan Unnes bersama PT Indonesia Power Semarang untuk mengembangkan pertanian perkotaan. Masyarakat diminta mendukung program tersebut, sekaligus tak mudah putus asa mengembangkan pertanian perkotaan di Kemijen. "Masyarakat harus siap, kami akan terus memberi dukungan," tandasnya.

Editor: Andika

Tags

Terkini

X